Anggota Komisi VI DPR Ananta Wahana Salurkan Ribuan Paket Sembako

oleh -
anggota komisi vi dpr ri pdi perjuangan dapil banten iii ananta wahana
Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana secara simbolik menyerahkan bantuan paket sembako kapada warga di Dapil Banten III meliputi Tangerang Raya/Foto: Dok R24.

TANGERANG, REDAKSI24.COM–Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta Wahana melakukan kunjungan ke daerah pemilihan (Dapil) Banten III meliputi Tangerang Raya, Sabtu (21/8/2021).

Di Dapil asalnya itu Ananta Wahana juga menyalurkan bantuan 1200 paket sembako kepada masyarakat yang berada di Kelurahan Karangsari, dan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten.

Dalam kunjungannya, politisi PDI Perjuangan tersebut didampingi pihak Forkopimda Kecamatan Neglasari serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Ananta menjelaskan, bahwa kunjungan ke Dapil Banten III yang menjadi daerah asal pemilihannya tersebut untuk mengetahui kondisi warga masyarakat yang tengah mengalami masa-masa sulit lantaran dampak pandemi Covid-19.

“Kita tidak tahu pandemi ini kapan berakhir, namun kesulitan akibat dampaknya cukup dirasakan warga masyarakat. Karena itu, kami terus berupaya untuk membantu meringankan beban warga dengan bantuan paket sembako ini,” ujar Ananta Wahana.

Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana tengah mengunjungi warganya di Dapil Banten III Tangerang Raya

Dilakukan door to door

Anggota Komisi VI DPR RI itu menyatakan, bahwa bantuan paket sembako akan dilakukan secara langsung atau door to door kepada warga penerima, hal itu untuk menghindari kerumunan yang berisiko penularan ditengah kasus aktif Covid-19 yang masih fluktuatif.

“Hari ini kita lakukan secara simbolik dulu untuk beberapa warga penerima. Selanjutnya nanti dilakukan langsung dari pintu ke pintu. Semoga bantuan paket sembako ini dapat membantu meringankan kesulitan warga,” kata Ananta.

Menurut Ananta, sejak badai pandemi Covid-19 menerjang Indonesia pada awal 2020 lalu, dampaknya sudah kemana-mana terutama terhadap sektor ekonomi.

Kegiatan ekonomi masyarakat menjadi lumpuh akibat berbagai aturan pembatasan untuk mencegah terjadinya penularan, sehingga ekonominya terpuruk, daya beli menurun lantaran tidak punya penghasilan.

Oleh karena itu, imbuh Ananta, untuk mengatasi segala kesusahan akibat dampak pandemi itu, seluruh komponen bangsa harus bahu membahu serta bergotong royong.

“Dan kita harus tetap optimis pandemi ini bisa segera berakhir, jangan lengah untuk mentaati protokol kesehatan. Sembari terus berikhtiar secara kolektif untuk keluar dari situasi yang menyulitkan ini,” ucapnya.(Agus/Endang Jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.