Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

oleh -
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi KDRT Fraksi Gerindra
Dari hasil visum yang dilakukan petugas diketahui LKS menderita luka pada bagian pelipis dan perutnya. Luka-luka tersebut diduga terjadi akibat tindakan kekerasan sang suami.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang berinisial RGS dilaporkan ke Polres Kota Tangerang. Politisi Partai Gerindra itu dilaporkan telah melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada istrinya, LKS.

Informasi yang diterima wartawan, dugaan KDRT anggota dewan itu terjadi pada Senin (03/5/2021) lalu. Laporan dugaan KDRT diterima petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kota Tangerang, Polda Banten.

Dari hasil visum yang dilakukan petugas diketahui LKS menderita luka pada bagian pelipis dan perutnya. Luka-luka tersebut diduga terjadi akibat tindakan kekerasan sang suami.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga membenarkan adanya laporan dugaan tindak KDRT yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Tangerang terhadap istrinya tersebut.

“Benar, perkaranya sedang ditangani petugas Polres Kota Tangerang,” kata AKBP Shinto Silitonga melalui pesan singkat kepada wartawan di Tangerang, Selasa (30/11/2021).

BACA JUGA: Waduh, Nama Kapolresta Tangerang Dicatut Untuk Aksi Penipuan di Medsos

Shinto belum bisa merinci lebih lanjut terkait kronologis kasus dugaan KDRT yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Gerindra tersebut.

“Nanti kami akan gelar konferensi pers,” janji Shinto Silitonga.

Dari informasi yang diterima wartawan, penyidik Unit PPA Polres Kota Tangerang telah menetapkan RGS sebagai tersangka kasus dugaan KDRT.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Dwi kepada wartawan menyatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus dugaan kekerasan yang telah mencoreng nama baik lembaga legislatif Kabupaten Tangerang itu.

“Kami juga meminta Ketua DPRD Kabupaten Tangerang memberikan sanksi kepada RGS,” katanya.

Sejauh ini belum ada penjelasan resmi dari RGS sebagai terlapor dugaan KDRT. Anggota dewan tersebut juga tidak menjawab konfirmasi wartawan yang disampaikan melalui pesan whatsapp.(Difa)

No More Posts Available.

No more pages to load.