Anggota Bawaslu RI Afifuddin Protes KPPS Cipayung Saat Nyoblos di Pilkada Tangsel

  • Whatsapp
Komiisoner Bawaslu Afifuddin memprotes KPPS di TPS 22 Cipayung saat pencoblosan pilkada tangsel
Komisioner Bawaslu, Mochammad Afifuddin bersama istri Nur Arofah, usai menggunakan hak pilih untuk Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di di TPS 22 Kelurahan Cipayung Kecamatan Ciputat Tangsel Rabu (09/12/2020) pagi.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24,COM— Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI,  Mochammad Afifuddin, menyampaikan protes petugas Kelompok Panitia Pemungutan  Suara (KPPS) di TPS 22 Kelurahan Cipayung Kecamatan Ciputat saat melakukan pencoblosan untuk Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (09/12/2020) pagi.

Pasalnya, petugas KPPS di TPS (Tempat Pemungutaan Suara) 22 Cipayung tersebut tidak menyediakan bilik khusus bagi pemilih bersuhu tubuh 37,3 derajat ke atas.

Bacaan Lainnya

Setiba di TPS 22, naluri pengawasannya selaku pengawas pemilu tingkat nasional langsung bereaksi begitu Afifuddin mengamati sekitar  lokasi.

Dia mendapati di TPS itu tidak terlihat bilik suara khusus untuk tempat pencoblosan surat suara bagi pemilih bersuhu tubuh 37,3 derajat atau lebih. Seketika ia menyampaikan protes atas hal itu.

BACA JUGA:Bawaslu: 31 Anggota Panwaslu Alami Kekerasan Fisik dan Intimidasi di Pilkada

“Ini kalau ada pemilih yang suhunya 37,3 derajat harusnya milihnya di luar, jangan masuk ke dalam,”ucap Afif, sapaan anggota Bawaslu RI ini kepada petugas KPPS.

Bukan itu saja, Afifuddin juga langsung memanggil Pengawas TPS (PTPS) untuk mencatat kejadian tersebut sekaligus meminta segera disiapkan bilik khusus  itu.

Atas temuan anggota Bawaslu RI itu, KPPS pun buru-buru menyediakan bilik khusus yang ditempatkan di area depan TPS 22.

BACA JUGA:Bawaslu Sebut 700 Kasus Pelanggaran Netralitas ASN Sudah Diteruskan ke KASN

Dikutip dari laman Bawaslu Ri, Afiffuddin menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Walikota/Wakil Walikota (Pilwakot) Tangsel. Dia datang ke TPS bersama sang istri Nur Arofah.

Afif tiba di TPS 22 yang berada di halaman rumah warga sekira pukul 08.10 WIB. Tak lama berselang, dia langsung mencuci tangan, suhu tubuhnya dicek petugas lalu mendaftarkan diri ke petugas KPPS.

Akan tetapi, Afif tidak bisa langsung masuk ke bilik suara, dia sempat menunggu sebentar di ruang tunggu.(Jay De Menes)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.