Anggaran Minim, Penanganan ODGJ di Lebak tidak Optimal

  • Whatsapp
Ilustrasi ODGJ di Lebak
Ilustrasi ODGJ.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mengaku tidak dapat menangani Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) dengan optimal, karena anggaran yang disiapkan oleh Pemda setempat sangat minim.

Hal itu dikatakan Plt Dinkes Lebak, Triatno Supiyono, bahwa pada tahun 2019 anggaran yang ada di Dinkes Kebupaten Lebak untuk menangani hal tersebut hanya sebesar Rp 50 juta. Dengan rincian Rp 30 juta
untuk kasus penyakit tidak menular (PTM) dan Rp 20 juta untuk program kesehatan jiwa.

Bacaan Lainnya

Dana itu katanya, juga digunakan untuk melakukan sosialisasi serta penyeluhan kepada masyarakat di 28 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lebak. Dalam penyeluruhan tersebut, katanya Dinkes Lebak melibatkan dokter spesialis kejiwaan, yang nantinya akan memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat bagaimana cara menangani ODGJ.

” Kita melalui Puskesmas setempat mendata jumlah ODGJ yang ada, dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat khususnya pihak keluarga bagaimana cara menangani anggota keluarga yang mengalami ganguan jiwa, tanpa perlu di pasung,” kata Plt Dinkes kepada Redaksi24.com, Senin (30/12/2019).

Ia mengungkapkan dengan anggaran sangat kecil, pihaknya tidak bisa menangani secara optimal ODGJ di Lebak. Pada tahun 2019 ini saja, dari 1.966 ODGJ yang tercatat, hanya bisa menangani 956 ODGJ.

BACA JUGA:

Sedikitnya 1.966 Warga Lebak Alami Gangguan Jiwa

Penanganan ODGJ di Lebak Dinilai Belum Maksimal

Selain keterbatasan anggaran kata dia, pihaknya juga mengalami kesulitan dalam melakukan pendataan ODGJ. Pasalnya banyak dari ODGJ tersebut tidak memiliki Administrasi Kependudukan (Adminduk).

” Untuk memberikan penanganan, kami membutuhkan data berupa Adminduk. Namun, banyak dari mereka (ODGJ) yang tidak mempunyai Adminduk. Bahkan tidak sedikit anggota kekuarganya yang menyembuyika ODGJ tersebut,” katanya.

Ia menuturkan, pada tahun 2020 nanti pihaknya juga mendapat anggaran yang sama, yakni Rp 50 juta untuk menangani kasus pada bidang PTM. Selain itu, penanganan ODGJ di Puskemas. Meski begitu, tambahnya, pihaknya harus menangani ODGJ tersebut dengan baik, mengingat semua itu adalah tanggung jawab Dinkes Lebak.

” Kita akan optimalkan semaksimal mungkin dana tersebut, sehingga seluruh ODGJ dapat tertangani dengan baik,” pungkasnya. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.