Anaknya Diberitakan Terlibat Korupsi, Gubernur Banten Berang

oleh -
Gubernur Banten Wahidin Halim

REDAKSI24.COM – Gubernur Banten, Wahidin Halim, meluapkan emosinya kepada sejumlah awak media terkait pemberitaan anaknya, M Fadhlin Akbar yang dilaporkan ke Bareskrim Polri lantaran diduga terlibat kasus korupsi bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

“Anak gubernur dibawa-bawa. Anak saya rekanan apa pemborong? coba cari? Coba cari anak saya jadi rekanan apa pemborong, gak ada! Kenapa mesti ditulis-tulis,” ungkap Wahidin dengan nada tinggi kepada wartawan, Senin (29/07/219).

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut meminta kepada pelapor untuk segera membuktikan jika anaknya benar-benar terlibat dalam kasus dugaan korupsi di sejumlah proyek Pemprov Banten.

“Yang nuduh itu kan koruptor. Uday Suhada itu ditahan satu setengah tahun. Buktikan dulu, apalagi?” kata Wahidin.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Direktur Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP), Uday Suhada mengakui pihaknya melaporkan tiga dugaan kasus korupsi ke Bareskrim Polri yang melibatkan 12 pejabat Pemprov Banten dan 1 orang dari kalangan swasta pada 25 Juli 2019 lalu.

Dari kalangan swasta disebut-sebut putra gubernur yang diduga terkait kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan komputer untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017 dan 2018. Serta pembebasan lahan unit sekolah baru pada tahun 2017 dengan total kerugian Negara ditaksir mencapai Rp21 miliar.

“Sebanyak 13 orang (dilaporkan) diantaranya itu (anak gubernur) yang dilaporkan ke Bareskrim. FA (anak gubernur) terkait di tanah dan komputer juga. Karena benang merahnya nampak di kedua  kasus itu,” katanya. (Luthfi/Difa)

oleh