Aminah Harap Bantuan Dari Pemkab Tangerang, 12 Ribu Ikan Lelenya Diterjang Banjir

  • Whatsapp
Korban Banjir Bandang di Solear
Aminah (48), korban banjir di Desa Solear, kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Raut kesedihan masih nampak di wajah ibu Aminah (48), ia adalah satu dari ratusan warga yang menjadi korban bencana banjir bandang di Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (1/1/2020) sore.

Setitik air mata jatuh dari pelupuk matanya, kala ia menceritakan bagaimana derasnya arus sungai Cidurian meluap ke pemukiman warga, dan menerjang ratusan rumah di desa yang menjadi salah satu daerah wisata religi di Kabupaten Tangerang tersebut.

Bacaan Lainnya

Sesekali, sambil mengusap air mata di pipinya yang mulai keriput, Bu Aminah menuturkan jika meluapnya air sungai Cidurian pada Rabu (1/1/2020), sekitar pukul 15:00 WIB itu sempat membuat ia dan ratusan warga lainnya di RW 04 Desa Solear panik.

Sambil melafadzkan kalimah istighfar, ia dan warga lainnya mencoba menyelamatkan diri dari terjangan air bercampur lumpur yang terus meluap dan nyaris menutupi atap-atap rumah warga. Sambil membawa barang seadanya ia bersama suami, 4 anak, dan dua cucunya itu mengungsi ke sebuah pos kamling yang berada di seberang jalan raya dari tempat ia tinggal.

“Semua warga panik karena arusnya cukup deras semakin lama semakin tinggi,” tuturnya kepada Redaksi24.com pada Kamis (2/1/2020).

Ia melanjutkan, meski tiap tahun pada saat musim hujan aliran di Sungai Cidurian sering meluap, namun baru kali ini air sungai tersebut meluber hingga ke pemukiman warga dengan arus yang cukup kencang.

Kata dia, di tengah terjangan banjir, tak sedikit warga yang mencoba menyelamatkan barang-barangnya seperti kasur dan barang elektronik. Sambil menunggu air surut para warga bermalam di pos-pos yang ada di tepi jalan sambil menunggu bantuan datang.

“Waktu itu apa yang bisa diselamatkan kami selamatkan sebisanya,” kata Aminah.

Namun, untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, derasnya luapan air Sungai Cidurian itu juga turut menghanyutkan belasan ribu ikan lele siap panen, dari kolam pengembangbiakan ikan yang juga menjadi tempat mata pencahariannya.

BACA JUGA:

Sungai Cidurian Meluap, Ratusan Rumah di Cisoka Terendam Banjir, Puluhan Warga Terjebak

Sungai Cimanceuri Meluap, Ratusan Rumah di Pagedangan Terendam Banjir

Ia mengatakan, ada sekitar 12 ribu ekor ikan lele yang sedianya akan dipanen pada awal tahun 2020 itu raib diterjang banjir. Meski belum mengetahui secara pasti total kerugian yang dialaminya, namun ia memperkirakan ia merugi hingga belasan juta rupiah.

“Bulan Desember kemarin sempat mau dipanen cuma kata saya nanti aja awal tahun, ternyata malah begini kejadiannya,” kata dia.

Aminah mengungkapkan sampai saat ini belum ada kepastian terkait bantuan kerusakan rumah atau pun kerugian harta benda untuk para korban banjir di Desa Solear dari Pemkab Tangerang. Ia berharap, pemerintah daerah bisa secara maksimal melakukan penanganan kepada para warga yang menjadi korban meluapnya air Sungai Cidurian tersebut.

“Harapannya pemerintah bisa membantu kami para warga yang menjadi korban banjir,” tandasnya (Ricky/Aan) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.