Amiba Sebut Gubernur Tidak Becus Kelola Bank Banten

  • Whatsapp
gubernur banten
Mahasiswa yang tergabung dalam Amiba mengelar unjukrasa terkait Bank Banten di Puspemprov Banten, Kamis (18/6/2020).

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Banten (Amiba) melakukan aksi demonstrasi terkait polemik pemindahan RKUD Pemprov Banten, dari Bank Banten ke Bank Bjb, Kamis (18/6/2020).

Dalam aksinya Amiba mengaggap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) tidak becus mengelola Bank Banten, sehingga kini mengalami likuiditasi keuangan dan sudah dianggap pailit.

Bacaan Lainnya

“Kepemimpinan WH-Andika ini ugal-ugalan. Hal itu terlihat dari pemindahan RKUD yang dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan DPRD Banten,” kata Koordinator Lapangan Diky Benarivo.

Diky menambahkan, polemik ini menjadi masalah yang serius di tengah kondisi wabah Pandemi Covid-19. Di tengah refocusing anggaran yang dilakukannya, WH justru membuat kebijakan yang memicu kegaduhan luar biasa di tengah masyarakat.

“Untuk itu saya minta kepada WH-Andika agar menjelaskan kepada masyarakat terkait kisruh pemindahan RKUD ini, agar masyarakat tahu dan bisa melakukan pengawasan terhadap kebijakan yang dilakukannya,” ujarnya.

Diky melihat, pemindahan RKUD ini merupakan efek dari akumulasi masalah yang dilakukan pasangan pimpinan ini. Selama kepemimpinan WH-Andika tidak pernah melakukan penyertaan modalnya ke Bank Banten, padahal setiap tahun anggaran tersebut dialokasikan dalam APBD.

“Di tengah kondisi Bank Banten yang sedang membutuhkan suntikan modal, Pemprov justru cuek dan masa bodo,” katanya

Selain masalah Bank Banten, demonstran juga menyoroti terkait lambannya penyaluran Bansos JPS selama masa Covid-19, tata kelola keuangan daerah yang dinilai amburadul dan transparansi penyaluran JPS.

“Saya pikir mengelola pemerintahan itu tidak bisa disamakan dengan mengelola keuangan rumah tangga,” tegasnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.