Aktor Intelektualnya Masih Misteri, Bawaslu Kota Tangsel Sebut Camat Pondok Aren Langgar Netralitas ASN

  • Whatsapp
ASN Kota Tangsel
Camat Pondok Aren, Makum Sagita setelah klarifikasi di kantor Bawaslu Tangsel beberapa waktu lalu.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Misteri soal broadcast pengumpulan data Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah menemui titik terang.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangsel memutuskan Camat Pondok Aren Makum Sagita melanggar netralitas ASN. Putusan tersebut, berdasarkan hasil pleno lima komisi pada 1 Juli 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Tetapi, aktor inti dibalik permintaan pengumpulan data yang diduga untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kota Tangsel itu, hingga kini masih belum terungkap.

“Persoalan broadcast sudah selesai. Tidak melanjutkan penelusuran, karena sudah putusan dan sumber broadcast itu adalah Camat Pondok Aren. Wajar kalau misalnya publik penasaran siapa aktor intelektualnya, tapi kita berbicara sesuai fakta hasil penelusuran,” kata Koordinator Divisi Penegakan Bawaslu Kota Tangsel Ahmad Jazuli, Minggu (5/7/2020).

BACA JUGA: Bawaslu Tangsel Diminta Usut Tuntas Broadcast Dugaan Pengerahan Suara ASN Jelang Pilkada

Soal putusan pelanggaran netralitas ASN Camat Pondok Aren, kini sudah diteruskan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk dilanjutkan terkait putusan sanksi.

“Sanksi yang dijatuhkan kepada camat sesuai mekansime ASN. Sanksinya variatif, mulai dari yang ringan berupa teguran hingga pemberhentian sebagai ASN,” jelas Jazuli.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep mengaku, pihaknya sudah melayangkan surat ke KASN untuk penindakan terkait pelanggaran netralitas ASN Camat Pondok Aren Makum Sagita.

“Putusannya sudah ada. Kalau secara mekanismenya, kami di Bawaslu sudah melayangkan surat ke KASN. Selanjutnya sanksi apa yang akan diberikan, terserah mereka KASN yang menilai, bukan Bawaslu,” tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Camat Pondok Aren Makum Sagita belum bisa dikonfirmasi melalui telepon seluler, Minggu (5/7/2020). (wvyh/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.