Aktivitas Terminal Bus AKAP Labuan Pandeglang Masih Normal

  • Whatsapp
Terminal Labuan
Aktivitas Terminal Labuan Pandeglang, tidak terpengaruh pembatasan transportasi.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Aktivitas transportasi di Terminal Bus AKAP Labuan, Pandeglang, hingga saat ini masih berjalan normal, meski ada pembatasan lalulintas skala besar, namun pihak terminal masih menunggu rekomendasi dari BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten.

Pantauan di lokasi, aktivitas keluar masuk kendaraan bus AKAP di terminal itu terlihat seperti biasanya, meskipun suasanan terminal tidak begitu ramai seperti sebelum terjadinya pandemik covid-19.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ada penurunan aktivitas jumlah armada, yang biasanya dari tiga Perusahaan Otobus (PO) sebanyak 100 armada, sekarang hanya berkisar 60 sampai 70 dalam setiap harinya.

Koordinator Satuan Pelayanan TTA Labuan, Pandeglang, Lina Darlina mengatakan, layanan transportasi di terminal tipe A Labuan, Pandeglang masih  beroperasi normal. Dikatakannya, kemungkinan pembatasan transportasi itu dilakukan jika di wilayah tersebut masuk zona merah covid-19.

“Selain itu juga jika memang ada rekomendasi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) yang ditunjukan ke BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten, baru dilakukan pembatasan. Tapi karena di wilayah kita tidak masuk zona merah, sehingga sementara ini tidak dilakukan pembatasan,” ungkapnya, Jumat (3/4/2020).

BACA JUGA:

. Gerindra Pandeglang Buka Posko Pengaduan Covid-19

. Pemkab Pandeglang Berlakukan Pembatasan Lalulinta

. MA Care Bantu APD dan Sanitizer ke Puskesmas Menes Pandeglang

Menurutnya, terkait pembatasan transportasi tersebut, masih menunggu instruksi dari BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten, kalaupun memang harus ditutup maka pihaknyapun akan mengikutinya.

“Tapi sepanjang itu belum ada intruksi, kami masih melaksanakan tugas seperti biasa. Namun hanya saja sekarang ini, ada penurunan armada, karena mungkin saat ini penumpang ada pengurangan,” katanya.

Dikatakannya, terjadinya penurunan jumlah armada dari tiga PO di terminal ini, pasca adanya himbauan terkait wabah covid-19. Kata dia, jumlah mobil bus terutama jurusan Labuan-Kalideres Jakarta Barat, seperti bus Murni dan Asli mengalami penurunan yang dikeluarkan oleh perusahaan otobus dari biasanya mencapai 100 armada kini di rata-rata diangkat 60 – 70 armada.

“Kami masih melakukan aktivitas seperti biasa. Para petugaspun tetap melakukan tugasnya dengan normal,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.