Aktivis Kumala Vs Pamdal DPRD Banten Berakhir Damai

  • Whatsapp
Ahmad Jayani (tengah) saat mencabut laporannya terhadap petugas Pamdal DPRD Banten di Mapolsek Curug, Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Kasus pemukulan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD Provinsi Banten terhadap Mahasiwa bernama Ahmad Jayani, berakhir dengan perdamaian.

Ahmad Jayani, mahasiswa yang juga aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Pengurus Cabang Serang, mencabut laporannya terhadap terlapor Heri Mustari, petugas Pamdal DPRD Provinsi Banten di Polres Serang Kota.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:

. Korban Pemukulan Pamdal DPRD Banten Lapor Polda

. Vidio Aktivis Kumala Diamankan Karena Lempar Kertas di Pelantikan DPRD Banten

. Korban Pemukulan Pamdal DPRD Banten Lapor Polda

Sebelumnya, pada Senin (2/9/2019) lalu, Ahmad Jayani melaporkan Heri Mustari ke Polda Provinsi Banten menyusul pemukulan yang dilakukan terlapor pada saat berlangsungnya prosesi sumpah jabatan anggota DPRD Provinsi Banten Priode 2019-2024.

Ahmad Jayani mengungkapkan, laporan tersebut, langsung dilimpahkan kepada Polres Serang Kota. Dari Polres, kata dia, laporannya kemudian  kembali didisposisiskan ke Polsek Curug, Kota Serang.

“Tadi sudah saya cabut laporannya. Dan itu hasil mediasi antara kami yang didampingi senior-senior Kumala, juga dari Sekretariat DPRD Provinsi Banten,” tandas Ahmad Jayani usai mencabut laporannya di Mapolsek Curug. Senin (9/9/2019).(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.