Aktivis Banten Dorong Hak Adminduk Bagi Warga Baduy Mualaf

  • Whatsapp
Sejumlah aktivis di Banten mendorong Disdukcapil untuk memberikan hak administrasi kependudukan bagi warga Baduy yang mualaf.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Paralegal Banten dengan supervisi pengacara publik, bekerjasama dengan The Indonesian Legal Resource Center (ILRC), Aliansi Pemuda Pemudi Peduli Desa (AP3D), Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA), dan IDLO menggelar sosialiaasi Kegiatan Street Law.

Dengan mengusung tema “Memperkuat Pentingnya Hak Atas Tanah dan Hak Administrasi Kependudukan Bagi Masyarakat Baduy”, kegiatan ini berlangsung di Kampung Landeuh, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Lewidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Bacaan Lainnya

Koordinator Pelaksana Street Law, Ahmad Jayani mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman terhadap masyarakat Baduy Mualaf, tentang pentingnya administrasi kependudukan (Adminduk) dan kepemilikan hak atas tanah.

“Sejauh ini masyarakat di Kampung Mualaf Baduy tepatnya di Kampung Landeuh,  masih belum memiliki KTP, KK, akta lahir dan akta nikah. Kami mendorong agar mereka memahami dan mendapatkan hak atas administrasi kependudukan serta hak kepemilikan tanah,” kata Ahmad Jayani saat dihubungi Redaksi24.com di Serang, Jum’at (20/9/2019).

BACA JUGA:

. Ade Irawan Ajak Aktivis Ungkap Dugaan Pungli di Lapas Serang

. Vidio Aktivis Kumala Diamankan Karena Lempar Kertas di Pelantikan DPRD Banten

Senada dikatakan Dede Kodir, selaku Ketua Kordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Banten. Dia menyebut pihaknya siap hadir ditengah warga Baduy untuk membeirkan edukasi tentang pentingnya administrasi kependudukan, juga hal atas tanah.

“Kami akan mendorong agar Disdukcapil Kabupaten Lebak untuk menjemput bola menggunakan mobil keliling guna memberikan pelayanan rekaman KTP El kepada warga Baduy,” imbuhnya.

Dengan demikian, kata dia, segala proses pelayanan hak atas administrasi kependudukan, serta hak kepemilikan atas tanah bagi warga Baduy , dapat dengan cepat terlaksana. Pemerintah setempat harus hadir dan responsive,” jelasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.