Aksi Tolak Omnibus Law di Lampu Merah Tigaraksa Ricuh, 5 Mahasiswa Diamankan Polisi

oleh -
Uu cipta kerja
Aksi mahasiswa tolak UU Ciptaker di Tigaraksa Ricuh.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM –– Aksi unjuk rasa menolak disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja terus terjadi. Selain dari para buruh, penolakan diberlakukannya undang-undang baru yang dinilai tidak pro buruh itu juga muncul dari kalangan mahasiswa.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Rakyat (AMPERA), Rabu (7/10/2020)  menyatakan sikap tegas menolak disahkannya UU Cipta Kerja. Aksi penolakan dilakukan dengan berunjuk rasa di kawasan Lampu Merah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Meski awalnya berjalan tertib, namun usai mahasiswa berorasi suasana berubah menjadi ricuh. Kericuhan antara mahasiswa dan polisi itu dipicu oleh aksi bakar ban oleh aliansi mahasiswa yang kemudian dipadamkan secara paksa oleh polisi setelah terdengar suara mirip ledakan. 

Kapolsek Cikupa Kompol Budi Warsa menuturkan, sebelum kericuhan terjadi pihak kepolisian sudah memberikan himbauan kepada para mahasiswa agar aksi unjuk rasa dilakukan dengan tertib supaya tidak mengganggu arus lalu lintas. 

BACA JUGA: Ribuan Buruh Demo di Pemkab Tangerang, Minta Bupati Sampaikan Ke Pempus Review UU Ciptaker

Tak hanya itu, dirinya juga sempat menyarankan agar para mahasiswa menyampaikan aspirasinya dengan cara berdialog ke DPRD Kabupaten Tangerang mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

“Sudah kami himbau tapi sekitar lima menit usai berorasi ada aksi membakar suatu benda dan membuat situasi menjadi ricuh,” tutur Budi Warsa kepada Redaksi24.com 

Situasi yang tak terkendali membuat aliansi mahasiswa itu mundur dan melarikan diri ke kawasan Bizlink. Hingga akhirnya, lima dari sekitar 40 peserta aksi diamankan ke Mapolresta Tangerang untuk dimintai keterangan. 

BACA JUGA: Aksi Unjuk Rasa Buruh Tolak UU Cipta Kerja Dapat Dukungan Dari Anggota DPRD Kabupaten Tangerang

“Ada lima mahasiswa yang diamankan kita periksa identitasnya apa benar mereka mahasiswa. Tapi menurut informasi semuanya sudah dipulangkan,” terang Budi 

Meski begitu, saat ini situasi sudah kembali kondusif. Aliansi mahasiswa Tangerang itu juga sudah membubarkan diri. (Ricky/Aan)