Aksi Bisu Mahasiswa Cilegon, Waspadai Anggaran Covid-19 Dijadikan Bancakan Para Elit

  • Whatsapp
HUT Kota Cilegon
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi bisu memperingati HUT ke 21 Kota Cilegon.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung atas organisasi Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) menggelar aksi bisu untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 21 Kota Cilegon di Tugu Landmark, Senin (27/4/2020).

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Cilegon (PP IMC) Rizki Putra Sandika mengatakan, dalam refleksi memperingati  21 tahun, Kota Cilegon tahun 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, HUT Kota Cilegon tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Selain itu, kondisi bangsa Indonesia, termasuk Kota Cilegon sedang dilanda Wabah Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

“Meskipun bertepatan dengan bulan Ramadan, ditambah lagi Wabah Covid-19, kami tetap memperingati HUT Kota Cilegon dengan aksi bisu,” kata Rizki di Tugu Landmark.

Menurutnya, aksi bisu yang dilakukan sesuai protap Covid-19 dan tanpa melanggar ketentuan serta himbauan yang telah disampaikan pemerintah. Pertama, dari ratusan kader yang biasanya melakukan aksi demonstrasi, kini dibatasi hanya belasan saja.

Kedua, pihaknya juga mewajibkan massa aksi menggunakan masker. Kemudian menggunakan bentang spanduk dan karton untuk tetap menerapkan sosial distancing, physical distancing dan tanpa membungkam suara-suara mahasiswa melaui tulisan-tulisan tersebut.

“Kami menyinggung persoalan persoalan yang ada di Cilegon, serta kami juga menyinggung anggaran penanganan Covid-19,” jelasnya.

Menurut Rizki, terkait pengelolaan anggaran Covid-19 di Kota Cilegon sampai saat ini masih simpang siur. Dia mengaku akan mengawal ketat anggaran penanganan Covid-19 di ‘kota baja’ tersebut.

“Jangan sampai anggaran Penanganan Covid-19 justru dijadikan bancakan para elit, Masyarakat kesusahan karena wabah, para elit malah enak-enakan bancakan anggaran covid-19,” sindirnya.

BACA JUGA:

. Mahasiswa Ngaku Prihatin, Walau Sudah Berusia 21 tahun, Kota Cilegon Belum Bisa Mandiri

. Meski Belum Ada yang Positif, Warga Cilegon Diminta Tetap Waspada Covid-1

. Ratusan Pemudik di Tol Gerem Cilegon Disuruh Balik Lagi ke Jakarta

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjend) PP IMC, Yeni Wahyuni mengatakan, selain menggelar aksi bisu di Tugu Landmark, pihaknya mengaku juga membagikan 100 paket takjil kepada warga dan pengendara sebagai menu pembuka puasa.

“Takjil kami bagikan bagi pengguna jalan, baik roda dua maupun empat, para pedagang, tukang ojek serta warga yang terdampak Covid-19,” tandasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.