Akibat Embargo Pelaksanaan Vaksinasi Tahap Tiga Kemungkinan Molor

oleh -
embargo,vaksinasi,tahap,tiga,vaksin,astrazeneca,kementerian,kesehatan
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi saat menjadi pembicara dalam acara diskusi daring, Rabu (31/3/2021)/Antara.

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Kementerian Kesehatan menyatakan, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap tiga kemungkinan molor dari jadwal seharusnya pada Mei menjadi Juni 2021, akibat adanya embargo produk vaksin AstraZeneca oleh negara India.

“Kalau sesuai petunjuk teknis (juknis) penanggulangan COVID-19 per tanggal 18 Februari, maka untuk tahap ke tiga dimulai Mei 2021,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi , di Jakarta, Kamis (1/4/2021) sore.

Namun demikian, imbuh Siti Nadia, karena muncul keputusan embargo dari negara India terhadap vaksin AstraZeneca di bulan April 2021, maka pelaksanaan vaksinasi tahap tiga di Indonesia pada Mei 2021, kemungkinan baru terlaksana pada Juni 2021.

Lantaran stok vaksin AstraZeneca sekitar 10 juta dosis untuk Indonesia terpaksa ditunda akibat situasi tersebut, dan diperkirakan diterima oleh Indonesia pada Mei 2021.

“Ada penundaan AstraZeneca di bulan April, maka kemungkinan kita akan mulai pada bulan Juni. Tapi ini masih kemungkinan, kita lihat ketersediaan vaksin,” katanya.

Sebelumnya, negara India selaku pembuat vaksin terbesar di dunia, menghentikan sementara ekspor vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII), karena para pejabat fokus untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat.

The Serum Insitute akan mengirimkan 90 juta dosis vaksin untuk COVAX selama Maret dan April. Meskipun belum jelas berapa banyak dosis yang akan dialihkan untuk penggunaan domestik, fasilitator program memperingatkan bahwa penundaan pengiriman tidak bisa dihindari.

Sementara itu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan, hingga saat ini proses vaksinasi tahap kedua yang menyasar kelompok lanjut usia dan petugas publik di Indonesia masih berjalan hingga Juni 2021.

“Tahap tiga untuk masyarakat umum, memang nanti di bulan Juli 2021,” ujarnya.

Dalam lampiran Surat Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19, disebutkan vaksinasi tahap ketiga akan menyasar kelompok masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi. (ejp)

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.