Akhir Juni, Pemprov Banten Gelar Vaksinasi Massal Serentak

oleh -
vaksinasi pemprov banten massal dinkes serentak Covid-19 wakil gubernur banten andika hazrumy
Vaksinasi massal - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy kepada wartawan Kamis (17/6/2021) mengatakan, Pemprov Banten akan menggelar gerakan vaksinasi serentak di Kampus Untirta Kota Serang pada 29 Juni nanti.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencanangkan Gerakan Vaksinasi COVID-19 serentak pada 29 Juni 2021 nanti. Vaksinasi massal yang dipusatkan di Kampus Untirta, Kota Serang itu, menargetkan sebanyak 200 ribu peserta.

“Akan kami canangkan gerakan vaksinasi serentak,” kata Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy usai memimpin rapat virtual gerakan vaksinasi serentak di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Kamis (17/6/2021).

Andika menyebut, data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) menunjukkan terjadinya peningkatan kasus COVID-19 dalam sebulan terakhir di seluruh daerah yang ada di Provinsi Banten. Saat ini seluruh kabupaten/kota di tanah jawara kembali masuk zona oranye COVID-19.

Andika menekankan hal itu menjadi tugas pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dari bahaya COVID-19. Karenanya Andika mengaku seluruh pemangku kepentingan agar bersinergi untuk melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 di Provinsi Banten.

“Diperlukan pencegahan yang terintegrasi dan bersinergi dengan TNI, Polri, perguruan tinggi, industri dan unsur masyarakat dalam pencegahan COVID-19 di Provinsi Banten khususnya dalam penerapan PPKM Mikro dan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Melonjak, Bupati Tangerang Minta RS Tambah ICU

Andika mengaku telah meminta masing-masing OPD agar optimal melaksanakan upaya pencegahan/penanggulangan sesuai dengan tugas pokok masing-masing. Dinkes fokus pada penanganan pasien COVID-19, BPBD fokus pada pencegahan, dan Satpol PP fokus pada penegakan disiplin protokol kesehatan.

Berikutnya, Dinas Perindustrian dan Disnaker fokus pada penerapan protokol kesehatan di sektor industri, dan Biro Hukum fokus pada sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penanggulangan COVID-19 di Provinsi Banten.

Andika juga meminta pemerintah kabupaten/kota agar menyelaraskan kebijakan yang dikeluarkan Pemprov Banten dalam penanganan COVID-19. Andika meminta, rapat koordinasi dan evaluasi penanganan COVID-19 agar rutin dilaksanakan untuk menentukan kebijakan penanggulangan COVID-19 di Provinsi Banten.

Khususnya dari aspek pertumbuhan ekonomi, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat dengan kepala daerah seluruh Indonesia pada 17 Mei 2021, yang meminta agar pemerintah provinsi, kabupaten, kota juga ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, data Dinkes Provinsi Banten menyebutkan, gerakan vaksinasi serentak juga akan dilakukan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Selain itu disebutkan juga akan dilakukan seluruh Polres dan Korem serta KKP yang ada di Provinsi Banten.

Vaksinasi menyasar masyarakat usia 50 tahun ke atas, pelayan publik pemerintah dan swasta serta perorangan berusia lebih dari 18 tahun. Berikutnya pelaku ekonomi dan usaha, penyandang disabilitas, ODGJ serta ODMK.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.