Akademisi Sebut Ada Perbedaan Pneumonia Biasa dengan COVID-19

  • Whatsapp
Telly menyebutkan ada perbedaan antara pneumonia biasa dengan peradangan paru-paru karena COVID-19
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr Telly Kamelia, SpPD KP, FINASIM, FCCP, FACP.

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Dosen FKUI (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia) Telly Kamelia menyebutkan terdapat perbedaan antara pneumonia biasa dengan peradangan paru-paru karena COVID-19.

Menurutnya, tidak semua peradangan paru adalah COVID-19. Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur.

Bacaan Lainnya

“Sedangkan peradangan paru pada COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2,”ujar Dr Telly Kamelia, SpPD KP, FINASIM, FCCP, FACP, dalam siaran pers terkait Dies Natalis ke-71 FKUI yang diterima di Jakarta, Senin (16/11).

Kata Telly, perbedaan pneumonia umum dengan peradangan paru disebabkan virus SARS-CoV-2 secara cepat akan membuat keputusan penanganan peradangan paru oleh tenaga medis akan lebih tepat dan cepat.

Dijelaskan, prinsip pengobatan peradangan paru adalah berdasarkan penyebab. Pneumonia pada COVID-19 diterapi dengan antivirus sebagai pengobatan kausal ditambah pengobatan tambahan lainnya, seperti klorokuin yang mudah ditemukan di Indonesia.

BACA JUGA:Istri Wapres Ingatkan Pneumonia Masih Jadi Ancaman Anak Indonesia

“Namun  tetap yang terpenting adalah bagaimana mencegah agar tidak terkena peradangan paru. Karena pada dasarnya, mencegah lebih baik dari mengobati,”tuturnya.

Sebelumnya, dokter spesialis paru dan pernapasan RS Pondok Indah Bintaro Jaya, Feni Fitriani menyatakan, dari sisi gejala, pneumonia COVID-19 sama seperti peradangan paru-paru biasa dengan ada demam, infeksi saluran pernapasan dengan gejala batuk kering, pilek, sesak napas dan lesu. Selain itu, napas penderita bisa tampak sangat cepat dari biasanya.

Peradangan paru-paru COVID-19, menurut Feni, bisa berlangsung selama 14 hari atau kurang dari itu.(Jay De Menes/ANTARA)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.