Ajak Warga Cilegon Cegah Covid-19, Partai Berkarya Bagikan 5.000 Masker

  • Whatsapp
partai berkarya cilegon
Ketua DPW Partai Berkarya Banten, Heldy Agustian membagikan masker kepada pengendara di Kota Cilegon.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Sebagai bentuk peduli ditengah pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kota Cilegon, membagikan masker kepada warga di Kota Baja tersebut.

Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten, Helldy Agustian mengatakan, ditengah merebaknya wabah corona virus, sejumlah warga di Kota Cilegon masih saja berslewaran tanpa mengenakan masker.

Bacaan Lainnya

“Seharusnya sesuai anjuran WHO, warga diwajibkan mengenakan masker saat hendak ke luar rumah,” kata Helldy yang juga Bakal Calon Wali Kota Cilegon dari Partai Berkarya, Rabu (8/4/2020).

Namun menurutnya, ketersediaan masker di Kota Cilegon yang hingga kini masih sulit didapatkan, menyebabkan tidak semua warga menggunakan masker saat bepergian. Karena itu, pihaknya bersama DPD Partai Berkarya Kota Cilegon, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Cilegon dan Yayasan Suara Hati, membagi-bagikan 5.000 masker kain kepada masyarakat Kota Cilegon.

“Sebelumnya, Pemuda Pancasila Kota Cilegon telah melakukan aksi penyemprotan cairan disinfektan di 8 kecamatan yang ada di kota Cilegon,” kata Helldy yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Cilegon.

BACA JUGA:

. Menunggu Dilelang, Mobil Bekas Dinas Pemkot Cilegon Tak Terurus

. Gelar Musrembang Secara Virtual, Tahun Depan, Pemkot Cilegon Maksimalkan Balai Latihan Kerja

. Pedagang di Banten Diminta Tidak Jual Gula Lebih dari Rp12.500/Kg

Kegiatan bagi-bagi masker dan termasuk penyemprotan cairan disinfektan, menurut Helldy, adalah upaya untuk penanganan dan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon. “Selain membagikan masker, kami juga membagikan 500 hand sanitizer kepada warga Cilegon, terutama para pengguna jalan,” tambah Ketua Yayasan Suara Hati itu.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sebagai bentuk aksi kemanusiaan tanpa adanya unsur politik. “Ini murni karena bentuk kepedulian, tidak ada unsur lain di dalamnya,” tegasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.