Ahmad Amarullah Resmi Menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang

oleh -
RESMI DILANTIK : Ahmad Amarullah (kanan) saat dilantik menjadi rektor UMT oleh Ketua Umum Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Lincolin Arsyad di di aula Kampus UMT, Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (17/7/2019).

REDAKSI24.COM—Ahmad Amarullah resmi dilantik menjadi rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di aula Kampus UMT, Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (17/7/2019). Amarullah akan memimpin UMT  untuk masa jabatan 2017-2021.  

Ketua Umum Majelis Dikti Litbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Lincolin Arsyad  menjelaskan dipilihnya Amarullah karena Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai  Amarullah menjadi sosok yang paling tepat untuk menjadi rektor UMT selepas meninggalnya rektor sebelumnya Achmad Badawi. Amarullah dinilai akan mampu melanjutkan keberhasilan rektor sebelumnya Achmad Badawi dalam membangun dan mengembangkan UMT menjadi universitas bergengsi di Banten dan di Indonesia.  

 “Kami menilai secara tingkat keilmuan Amarullah sudah layak karena sudah meraih gelar doktor.Disamping itu Amarullah sebeumnya menjabat sebagai wakil rektor I yang bertugas mengantikan rektor jika sedang berhalangan. Dan yang lebih penting lagi telah mendapatkan rekomendasi dari senat guru besar,” ujar Lincolin kepada Redaksi24.com, Rabu (17/7/2019).

Dalam kesempatan tersebut Lincolin menjelaskan ada PR (pekerjaan rumah) besar yang harus diselesaikan Amarullah saat menjabat rektor yakni memperbaiki kualitas dan kuantitas dosen UMT. Menurut Lincolin setelah menjelma menjadi universitas dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak, tentu saja harus meningkatkan kualitas dan kuantitas dosen sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik dalam hal pendidikan kepada para mahasiswanya.

“Saat ini UMT masuk ke dalam 10 universitas terbesar dalam hal jumlah mahasiswa diantara seluruh universitas yang menjadi amal usaha Muhammdiyah. Hal tersebut mengakibatkan perlu penanganan yang sangat professional mengingat jumlah mahasiswa yang didik sangat banyak serta jumlah dana yang dikelola juga besar,” jelasnya.

Sementara itu Ahmad Amarullah dalam sambutannya mengataka dirinya hanya menghabiskan periodisasi dari rektor sebelumnya yang belum habis masa jabatannya.

“Terima kasih kepada bapak profesor Lincolin Arsyad atas nama pimpinan pusat Muhammadiyah yang telah melantik saya, menghabiskan masa periodisasi bapak Dr. H. Ahmad Badawi, yang meninggal pada 4 Juni 2019, menjelang hari terakhir pelaksanaan shaum ramadhan,” ungkapnya.

Namun begitu Ia juga berjanji akan meneruskan program yang sudah dicanangkan dan dirancang. Ia berharap bisa tetap bersinergi dengan civitas UMT. “Ke depan, bersama kita akan tingkatkan lagi tata kelola keuangan, pembinaan bagi dosen dan juga staf serta jajaran lainnya,” jelas Amarullah.

Dalamkesempatan itu juga Amarullah mengatakan dirinya sangat berterimakasih kepada Achmad Badawi rektor sebelumnya yang telah mengembangkan UMT menjadi kampus besar seperti saat ini. Untuk itu menurut Amarlulah akan menjadi amanah besar bagi dirinya untuk bisa menjaga dan meningkatkan  kualitas UMT.

“Beliau (Achmad Badawi) mentor, orang tua saya yang kebetulan diwasiatkan oleh bapak saya. Saya selalu dituntun. Dari saya tidak tahu organisasi, sampai sekarang ini. Intinya dari anak kecil, saya diberdayakan,” katanya. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *