Agar Tetap Aktif Peserta JKN-KIS Diminta Untuk Perbarui Data, Begini Caranya

  • Whatsapp
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Nunki Malahayati T.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Bagi para peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN), Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU), dan Penerima Pensiun, yang belum mengisi nomor induk kependudukan (NIK) diminta oleh pemerintah untuk melakukan pembaharuan data melalui program Registrasi Ulang (GILANG). 

Hal tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi KPK, hasil audit BPKP tahun buku 2018, dan hasil rapat bersama kementerian/lembaga, per 1 November 2020. 

Bacaan Lainnya

Sebelum melakukan registrasi ulang, peserta JKN-KIS dari segmen tersebut dapat melakukan pengecekan status kepesertaannya melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan informasi melalui WhatsApp (CHIKA) di nomor 0811750400, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, petugas BPJS SATU! yang ada di rumah sakit atau Aplikasi JAGA KPK.

“Bagi peserta JKN-KIS dari ketiga segmen tersebut yang datanya belum terisi NIK, status kepesertaannya akan dinonaktifkan sementara, pada saat dicek status kepesertaannya mulai tanggal 1 November 2020 akan muncul notifikasi untuk melakukan registrasi ulang,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa Nunki Malahayati T. dalam kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media Kabupaten Tangerang, Kamis (26/11/2020). 

BACA JUGA: Wow, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Lewat Whatsapp

Nunki menjelaskan, mereka dapat melakukan pembaruan data NIK dengan cara menghubungi kantor cabang melalui Pelayanan Administrasi dengan WhatsApp (PANDAWA) menu pengaktifan kembali kartu petugas BPJS SATU! di RS maupun BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Syaratnya cukup dengan menyiapkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) dan kartu peserta (KIS). Jika sudah melaporkan pembaruan data, maka status kepesertaannya akan diaktifkan kembali dalam waktu maksimal 1×24 jam.

Nunki menambahkan, BPJS Kesehatan Tigaraksa juga menggandeng beberapa Puskesmas untuk melakukan pembaruan data NIK kosong, dengan memberikan data peserta dengan NIK kosong yang berada di wilayahnya untuk dikumpulkan. Di hari yang sudah ditentukan, peserta dapat melakukan pembaruan data di Puskesmas yang ditunjuk. 

“Petugas BPJS Kesehatan akan membantu para peserta tersebut untuk melakukan registrasi ulang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya (Ricky/Aan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.