Hari Kesehatan Nasional 2019

Aetra Tangerang Kampanyekan Hidup Sehat di Pondok Pesantren

oleh -
Manajemen PT Aetra Air Tangerang bersama Dinkes menggelar seminar kesehatan di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (27/11/2019).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional 2019, PT Aetra Air Tangerang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, menggelar Seminar Sehari bertema Generasi Sehat, Indonesia Unggul Melalui Pondok Pesantren Sehat.

Seminar sehari digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Mubtadiin, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (27/11/2019). Kegiatan ini diikuti ratusan santri dan santriwati serta pengurus dan pimpinan pondok pesantren, dan dihadiri tamu undangan dari Muspika Kecamatan Tigaraksa, Tim Penggerak PKK, serta undangan lainnya.

Manajer Corporate Communication PT Aetra Air Tangerang, Ira Indirayuni menyatakan, partisipasi Aetra Tangerang dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan penyedia air bersih terhadap program penyehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang.

Untuk mendukung pembangunan kesehatan, kata Ira, diperlukan keterlibatan seluruh komponen bangsa, masyarakat, lembaga kemasyarakatan, maupun swasta. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk turut mendukung program penyehatan masyarakat yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Dalam kegiatan operasional pun kami turut mempromosikan hidup sehat melalui penggunaan air perpipaan,” jelas Ira.

BACA JUGA:

. Aetra Tangerang Raih Penghargaan PR Indonesia

. Bayar Tagihan Air Aetra Tangerang Pakai Ottopay Bebas Antre

. Aetra Tangerang Ajak Murid SD Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun

Ira menilai pemilihan Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin sebagai tempat pelaksanaan Seminar Pondok Pesantren Sehat adalah pilihan yang tepat. Pasalnya di lingkungan Ponpes yang memiliki begitu banyak kegiatan, tentunya para santri harus memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan diri maupun lingkungannya.

“Seperti diketahui bersama, keseharian santri selalu diisi dengan beragam kegiatan yang begitu padat, mulai dari terbitnya fajar hingga larut malam. Mulai dari kegiatan akademis, spiritual, hingga kegiatan rutin sehari-hari,” urai Ira.

Dengan padatnya kegiatan tersebut, lanjut Ira, tentunya resiko para santri untuk bersentuhan dengan kuman dan bakteri penyebab penyakit juga lebih besar. Terlebih fasilitas untuk MCK maupun kamar tidur dipergunakan secara bersama, sehingga seluruh santri harus memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri maupun fasilitas yang ada di dalam Ponpes.

Dengan diadakannya kegiatan seminar, lanjut Ira, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya para santri dan santriwati, terkait pentingnya perilaku dan lingkungan sehat, akan terus meningkat.

“Setelah seminar ini diharapkan para santri dapat melakukan gerakan hidup sehat, baik dalam lingkungan keluarga, pesantren, masyarakat, tempat-tempat umum, dan fasilitas lainnya,” tandas Ira.(hendra/difa)