Ade Irawan Ajak Aktivis Ungkap Dugaan Pungli di Lapas Serang

oleh -
Direktur Akademi Antikorupsi, Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan

KAB.TANGERANG,R24—Direktur Akademi Antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan meminta, aktivitas anti korupsi di Banten untuk mengungkap dugaan Pugli di Lapas II A Serang. Hal itu penting dilakukan agar di tubuh Kemenhumkam bersih dari segala perilaku koruptif.

“Saya sudah dorong aktivis anti korupsi di Banten untuk membongkar dugaan Pungli di Lapas II A Serang bro (meyebut wartawan red),”ujar Ade  kepada Redaksi24.com, Rabu (14/5/2019).

Ade menjelaskan, bahwa benar-tidaknya  adanya pungli di Lapas Serang tersebut harus bisa terungkap, pasalnya jika memang terjadi hal tersebut merupakan preseden buruk bagi penegakan hukum kita karena seharusnya lapas sebagai tempat membuat orang menjadi baik justru menjadi lokasi yang subur akan aksi pidana.

“Kalau pungli tersebut bisa dibuktikan kebenarannya  maka harus masuk ranah pidana korupsi.  Apalagi jika yang minta pegawai negara,” tegas putra asli Kabupaten Tangerang ini

Diberitkan sebelumnya, Narapidana Narkoba Lapas II A Serang ME (bukan nama sebenarnya) mengeluhkan, pungutan dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. ’’Di dalam Lapas II A Serang semuanya bayar , nggak ada yang gratis,’’ ungkap ME saat menghubungi wartawan melalui pesan WhatsApp, Minggu (12/5/2019).

Sementara itu, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Klas II A Serang Muhammad Askari Utomo membantah ada pungutan terhadap narapadina di Lapas Klas II A Serang. Menurutnya, pihaknya banyak menemukan fakta banyak narapidana meminta uang ke orang tua dengan alasan untuk membayar biaya kamar dan fasiltas lainnya di lapas hanya akal-akal agar bisa mendapatkan uang. “Kita tidak pernah meminta uang ke narapidana. Kemungkina itu hanya alasan narapidana agar dapat uang dari orang tuanya,” katanya. (imr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *