Ada Siswa Positif Covid-19, Sekolah Tatap Muka di Kota Cilegon Distop

  • Whatsapp
dindik kota cilegon
Tim Satgas Covid-19 menggelar rapat bersama Dindik Kota Cilegon terkait dihentikannya sekolah tatap muka.

KOTA CILEGON, REDAKSI24.COM – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka atau offline yang baru dua hari diterapkan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon di setiap sekolah, terpaksa harus kembali distop.

Mulai Kamis (5/8/2020), KBM di setiap sekolah Kota Cilegon dikembalikan kepada sistem daring atau online. Hal tersebut menyusul adanya seorang siswa SMPN 7 Cilegon yang diduga positif Covid-19.

Bacaan Lainnya

Selain itu, terjadi penambahan tiga pasien positif covid-19 di Kota Cilegon. Penghentian KBM tatap muka juga berdasarkan surat kesepakatan bersama (SKB) 4 Menteri terkait kebijakan adaptasi kebiasaan baru.

“Karena khawatir sekolah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, akhirnya kami tutup KBM tatap muka di sekolah,” kata Kepala Dindik Kota Cilegon, Ismatullah, Rabu (5/8/2020).

Penyetopan sekolah tatap muka, lanjut Ismatullah, juga berdasarkan hasil rapat dengan Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon di Kantor BPBD Cilegon, Rabu (5/8/2020).

BACA JUGA: Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan, Wali Kota Cilegon Minta Keringanan Pajak

Sebelumnya, Dindik Kota Cilegon menggelar uji coba KBM tatap muka di 53 sekolah, yang terdiri dari 40 SD dan 33 SMP. Ujicoba KBM tatap muka di tengah Pandemi Covid-19 itu, dilakukan berdasarkan himbauan Mendagri, dan dilaksanakan selama tiga sampai empat hari.

Uji coba KBM tatap muka di sekolah, kata dia, sebelumnya juga berdasarkan informasi dari Satgas Covid-19 yang menyebut 20 kelurahan Kota Cilegon sudah masuk zona hijau dan beberapa diantaranya masih berstatus kuning.

“Sebelumnya juga kami menunggu surat edaran resmi yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Cilegon. Namun hasil rapat hari ini, kami akan hentikan uji coba KBM secara tatap muka, sampai ada kebijakan baru,” kata Ismatullah,

Ia juga mengatakan, berdasarkan hasil rapat, kebijakan yang berkaitan dengan Covid-19 cukup fleksibel dan tergantung pada kondisi perkembangan kasus Covid-19. “Termasuk sistem kebijakan buka tutup sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Cilegon, Lilid Basuki membenarkan, berdasarkan hasil rapat evaluasi hari ini, uji coba KBM tatap muka langsung di sekolah dihentikan. Sebab, kata dia, di Kota Cilegon kembali merebak kasus positif Covid-19.

“Itu juga salah satu pertimbangannya,” tandasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.