Ada Monumen Soekarno di Aljazair, Ini Sejarahnya!

  • Whatsapp
Patung Soekarno di Aljir

JAKARTA, REDAKSI24.COM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dr. (H.C.) Puan Maharani Nakshatra Kusyala, secara virtual meresmikan Monumen Soekarno di Kota Aljir, ibu kota negara Aljazair, Sabtu (18/7/2020).

Lha kok bisa ada monumen salah satu proklamator RI di sana? Cucu Soekarno itu lantas menuturkan ceriteranya.

Bacaan Lainnya

Kata Puan, sejarah eratnya persahabatan antara RI dan Aljazair tidak bisa dilepaskan dari Bung Karno. Sejak awal Indonesia sangat mendukungan kemerdekaan Aljazair untuk lepas dari cengkeraman penjajahan Prancis sampai kemudian negara di kawasan Maghribi tersebut merdeka pada 1962.

“Pada 1955, Presiden Soekarno mengundang delegasi kelompok pejuang kemerdekaan Aljazair turut beradaptasi dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung. Kala itu Indonesia sebagai negara baru yang berusia 10 tahun, sedangkan Aljazair masih berusaha keras memperjuangkan kemerdekaannya, termasuk menghimpun dukungan internasional,”ungkap mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu.

BACA JUGA:Sempat Dirawat Karena Alami Penurunan Fungsi Hati, Sapardi Djoko Damono meninggal dunia

Tak pelak, dengan undangan Soekarno ke KAA itu, rakyat Aljazair merasa sangat dihargai martabatnya sebagai warga Dunia yang memang harus dihormati hak azasinya. Negara terbesar di kawasan Mediterania itu tak melupakan peran kuat dukungan Indonesia di masa perjuangan meraih kemerdekaannya.

Demi menghormati jasa baik Presiden RI Pertama itu, maka Pemerintah Aljazair pun mengizinkan ketika Kedubes RI menginisiasi pembangunan monumen Soekarno.

Puan berharap, sejarah panjang persahabatan RI-Aljazair bisa jadi modal untuk hadirnya masa depan yang lebih baik bagi kedua negara, juga bagi dunia. Menurutnya, dengan keberadaan monumen Soekarno semakin mempererat hubungan diplomatik RI-Aljazair.

Puan tak menampik dirinya pun beraharap bisa berkunjung ke Aljir guna menyaksikan sendiri monumen Soekarno yang jadi simbol kuatnya persahabatan RI-Aljazair.

“Karena adanya pembatasan perjalanan internasional, saya mohon maaf tidak bisa hadir langsung. Semoga monumen ini jadi pengingat bagi kita semua atas kuatnya semangat dan persahabatan yang dimiliki Indonesia dengan Aljazair di sepanjang sejarah kedua negara,” ujar Puan dalam sambutannya melalui daring yang mewakili keluarga dari kediaman dinas Ketua DPR RI di Jakarta.

Hadir secara fisik di lokasi peresmian Menteri luar Negeri Aljazair, Sabri Boukadoum, Dubes RI untuk Aljazair, Safira Machrusah, Gubernur Provinsi Aljir, Youcef Cherfa. Kemudian tampak pula  Presiden Indonesia-Algeria Friendship Group of the Algerian Parliament, Lakhdar Brahimi serta Perwakilan PT. WIKA dan Pertamina yang membangun monumen itu.

Monumen Soekarno terdiri dari taman serta patung setengah badan Soekarno yang diletakkan di di jantung Kota Aljir. Lokasinya tepat berada di bundaran simpang jalan Mustapha Khalef Ben Aknoun dan Chemin Arezki Mouri di Kota Aljir.

Pengerjaan fisiknya mulai digarap sejak 16 Februari 2020. Desain monumennya merupakan hasil karya arsitek Ridwan Kamil yang juga Gubernur Jawa Barat, dan patungnya dibuat oleh Dolorosa Sinaga.

Menurut Dubes RI untuk Aljazair, Safira Machrusah, monumen itu dibangun untuk mengenang sekaligus menguatkan persahabatan Indonesia-Aljazair yang sudah berlangsung hampir enam dasawarsa.  “Sayangnya belum ada simbol Soekarno di Aljazair. Oleh karena itu pihak Kedubes RI menginisiasi pembangunan monumen Soekarno sejak 2016 lalu,” jelas Safira.(Agung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.