Ada Hiburan Dangdut Saat Merebak wabah Corona, Camat Tigaraksa Mengaku Kecolongan

  • Whatsapp
Hiburan dangdut yang digelar di Tapos, Tigaraksa
Hiburan dangdut yang digelar di Tapos, Tigaraksa pada Jumat, (20/3/2020) lalu.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM—Warga Kecamatan Tigaraksa dikagetkan dengan adanya pargelaran hiburan dangdut di Kampung Tapos Rt 10 Rw 04, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (20/3/2020) malam lalu. Pasalnya disaat Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar sibuk mengintruksikan agar warga diam di rumah, karena wabah virus Corona sedang melanda, justru di wilayahnya digelar hiburan dangdut yang tentunya mengundang bannyak orang yang datang.

“Saya kecewa , disaat musim Corona bukannya meniadakan keramaian, malah mendatangkan keramaian,” ujar Dedi salah seorang warga Tapos.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Camat Tigaraksa Rahyuni mengaku kecolongan terkait pemberian izin acara hiburan dangdut di tengah status KLB wabah Covid19 yang digelar oleh warga di Kampung Tapos Rt 10 Rw 04, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, beberapa waktu lalu.

“Pihak kecamatan kecolongan karena tidak ada pemberitahuan apapun kepada kami terkait soal perizinannya,” ungkap Rahyuni kepada sejumlah wartawan, Minggu (22/3/2020).

BACA JUGA:

.  Warga Kesal, Ibadah Jumat Ditiadakan, Resepsi Pernikahan di Masjid Al Amjad Terus Berjalan

.  Bahas Corona Dengan Forkopimda, Bupati Tangerang Imbau Masyarakat Jangan Panik

Kata dia, terkait perizinan acara hiburan selama ini pihak kecamatan tidak pernah mendapat pemberitahuan apapun terutama dari penyelenggara. Meski demikian, sambung dia, trantib Satpol PP Kecamatan Tigaraksa sudah memanggil panitia acara hiburan dangdut yang digelar di Kampung Tapos tersebut.

“Kasi Trantib sudah mendatangi pihak desa dan memanggil panitianya sudah kami berikan arahan juga,” kata dia.

Rahyuni juga menghimbau kepada masyarakat untuk menunda segala kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti acara hiburan sampai wabah Covid19 ini mereda. Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan para kepala desa untuk ikut mensosialisasikan kepada warganya agar mentaati himbauan status KLB Covid19 di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Sudah, sudah disosialisasikan. Kita juga akan libatkan MUI Kecamatan untuk ikut sosialisasi dan menghimbau masyarakat agar waspada penyebaran Covid19 ini,” tandasnya. (Ricky/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.