Acungkan Satu Jari, Dua Calon KPPS di Pandeglang Didiskualifikasi

  • Whatsapp
Afiliasi, pasangan calon, KPPS, diskualifikasi. Pilkada pandeglang
Calon anggota KPPS (tanda panah) yang didiskualifikasi karena mengikuti kegiatan anggota DPR RI sambil mengacungkan satu jari.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Diduga berafiliasi kepada salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Pandeglang, dua calon anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Desa Koranji, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Bnten, terpaksa harus didiskualifikasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Redaksi24.com, kedua calon KPPS yang berinisial NY dan AB Desa Koranji, Kecamatan Pulosari, tengah menjalani masa tahapan penilaian atau masukan dari masyarakat dalam perekrutan anggota KPPS di desa tersebut.

Bacaan Lainnya

Namun, diduga kedua calon anggota KPPS tersebut diketahui mengikuti kegiatan kunjungan anggota DPR RI dari Partauli Gerindra di salah satu tempat di Kecamatan Pulosari. Usai acara kunjungan itu, kedua calon KPPS itu ikut foto bersama dengan mengacungkan satu jari.

Ketua Pengawas Pemilu Kecamatan Pulosari, Didi Suryadi mengatakan, sebelumnya ia belum mendapatkan informasi terkait adanya calon penyelenggara pemilu (KPPS). Namun setelah adanya informasi tersebut, pihaknya menelusuri ke lapangan.

“Nanti saya selidiki dulu benar atau tidaknya informasi itu kepada para anggotanya dan Panwas desa,” ungkap Didi melalui sambungan telepon, Jumat (6/11/2020).

BACA JUGA: Dua Paslon Bupati Pandeglang Dinilai Sama-Sama Punya Potensi Manfaatkan ASN

Dikatakannya, kegiatan kunjungan anggota DPR RI dari Partai Gerindra kemarin, pihaknya tidak mendapatkan undangan secara langsung. Bahkan, kata dia, ketika pengawas desa ke lokasi kegiatan untuk melakukan pengawasan, acaranya sudah rampung.

Ia pun mengaku, kecolongan adanya kegiatan tersebut, karena kegiatan terbatas itu tidak ada izinnya, sehingga pihaknya tidak melakukan pengawasan ke lokasi kegiatan.

“Informasi dari Panwaslu desa bahwa Panwasde juga sempat mendapatkan informasi terkait kegiatan itu. Pada saat dilakukan pengawasan langsung, acaranya sudah selesai. Sehingga tidak sempat mendokumentasikan kegiatannya, ditambah kegiatannya juga diindikasikan pertemuan terbatas,” ujarnya.

Terpisah, seorang komisioner PPK Pulosari, Muhamad Nasir membenarkan, ada dua calon anggota KPPS Desa Koranji yang didiskualifikasi, karena diduga berafiliasi terhadap salah satu Pasclon Bupati Pandeglang. Keduanya sedang menjalani tahapan tanggapan atau masukan dari masyarakat dalam seleksi anggota KPPS.

“Setelah diselidiki benar ada dua calon anggota KPPS yang diduga ikut kampanyekan salah satu Paslon, dan keduanya sudah dieliminasi dari calon anggota KPPS,” tandasnya.(Samsul Fahoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.