8 Pos Cek Poin PSBB Belum Siap, Wakil Wali Kota Serang Mencak-Mencak

  • Whatsapp
PSBB Kota serang
Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin mengecek kesiapan salah satu pos cek poin PSBB.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin menegur sejumlah pejabat karena dinilai kurang sigap dalam melaksanakan pengawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Covid-19 yang mulai diterapkan Kamis (10/9/2020).

Pejabat yang mendapat teguran Wakil Wali Kota Serang diantaranya Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Anton Gunawan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Maman Luthfi dan Kepala Satpol PP Kota Serang, Kusna Ramdani.

Bacaan Lainnya

Mereka diultimatum orang nomor dua di Kota Serang itu, saat melakukan pemeriksaan kesiapan Pos Cek Point di Kelurahan Kelodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Subadri didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Serang, Hari Pamungkas melakukan pengecekan cek poin pada pelaksanaan perdana PSBB di Kota Serang.

Akan tetapi dia mendapati pos cek poin sepi tanpa petugas, alias tidak ada kegiatan pengawasan pencegahan Covid-19, serta tidak adanya perlengkapan untuk para petugas, seperti tempat istirahat dan perlengkapan lainnya.

“Teguran, agar bahasa itu disesuaikan dengan kenyataan. Jangan dilaporkan sudah siap, kenyataannya tidak ada,” katanya kepada wartawan.

BACA JUGA: Mulai 10 September 2020, Kota Serang Terapkan PSBB, Begini Skemanya

Teguran tersebut, kata Subadri, bukan berarti marah. Pihaknya ingin setiap petugas sigap dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di Kota Serang.

“Saya sudah tegur, saya sudah peringatkan tetapi masih punya alasan yang tidak masuk akal. Laksanakan saja dulu sesuai sesuai perintah,” ungkapnya.

PSBB di Kota Serang berlaku mulai hari ini (10/9/2020) hingga (26/9/2020), Dalam menerapkan PSBB, Pemkot Serang menyiapkan 8 pos cek poin untuk melakukan pemeriksaan kepada orang yang hendak masuk ke ibu kota Banten itu.

Ada pun 8 pos cek poin tersebut berada di Gerbang Tol Serang Timur, Gerbang Tol Serang Barat, Pertigaan Parung akses menuju Terminal Pakupatan, Perempatan Boru Curug, Pertigaan Sempu, Perempatan Jalan Raya Taktakan dekat Brimob Polda Banten, Simpang Kepandean akses dari Kota Cilegon dan Jalan Raya Sawah Luhur.

“Keputusan wali kota sudah ditanda tangani, kemudian cek poin sudah dilaksanakan yang dibantu anggota TNI-Polri, Mudah-mudahan sampai 14 hari bisa berjalan lancar,” ujarnya seraya menambahkan Kepwal akan disebar kepada seluruh camat dan lurah se-Kota Serang.

“Camat dan lurah juga wajib menyosialisasikan PSBB kepada masyarakat, agar pesannya tersampaikan,” jelasnya.

Sementara ketika disinggung mengenai alokasi dana, Syafrudin menyebut, pelaksanaan PSBB di Ibu Kota Banten menggunakan sisa anggaran belanja tak terduga (BTT) Kota Serang. (Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.