76 Tersangka Korupsi Ditangkap KPK  Lewat OTT, Ini Rinciannya!

  • Whatsapp
KPK

JAKARTA, REDAKSI24.COM—Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Firli Bahuri menyatakan, pihaknya menangkap 76 tersangka tindak pidana korupsi  lewat OTT (operasi tangkap tangan) selama 2019.

“Sudah 76 tersangka yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan tahun lalu (2019),”ujar Firli melalui video peluncuran “Laporan Tahunan KPK 2019: Merangkai Sinfoni Melawan Korupsi” di akun Youtube yang disiarkan Senin (27/07/2020).

Bacaan Lainnya

OTT tersebut, lanjut dia, dilakukan sebanyak 21 kali  di 14 daerah yang menyasar  berbagai macam profesi. Rinciannya yaitu, di DKI Jakarta 6 kali, Jawa Tengah 2 kali, Lampung 2 kali, Kalimantan Timur 2 kali OTT.

Kemudian  Kalimantan Barat , Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kepulauan Riau masing-masing satu kali OTT.

BACA JUGA:KPK Sidik 160 Kasus Korupsi Selama Enam Bulan Terakhir

Selanjutnya di Nusa Tenggara Timur , Sumatera Selatan, Sumatera Utara , Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten  juga masing-masing satu kali OTT.

Disebutkan, dalam serangkaian operasi tersebut  yang terkait suap proyek sebanyak delapan kasus, suap jabatan tiga kasus, suap pengadaan barang dan jasa tiga kasus, suap perizinan tiga kasus, dan suap penanganan perkara dua kasus.

Menurut Firli,  pada 2019 itu KPK juga untuk pertama kalinya  berhasil mengembalikan aset dari luar negeri. dalam hal ini atas kerjasama antara KPK dengan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura berhasil mengembalikan uang sebesar 200 ribu dolar Singapura ke Indonesia terkait  perkara suap salah satu mantan kepala BUMN.

Sedangkan dana yang disetor ke kas negara mencapai  Rp319 miliar  berasal dari pengembalian aset negara akibat tindak pidana korupsi. Rinciannya  Rp121,9 miliar dari pendapatan uang pengganti tindak pidana korupsi yang telah diputus pengadilan, Rp17,8 miliar dari pendapatan denda hasil tindak pidana korupsi.

Kemudian sebanyak  Rp180,07 miliar uang sitaan hasil korupsi yang telah diputus pengadilan dan pendapatan uang sitaan hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang telah diputus pengadilan.(Benardy/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.