6 Orang Berseragam Staf Desa Diusir dari Kantor Kades Bunar

oleh -
6 Orang Berseragam Staf Desa Diusir dari Kantor Kades Bunar kecamatan sukamulya kabupaten tangerang
Bukan tanpa dasar, Ketua BPD Bunar meminta enam orang itu untuk keluar dari ruangan, meskipun mereka orang dekat Kades yang ditunjuk untuk masuk dan bekerja sebagai staf desa baru.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, Anadi mengusir 6 orang yang mengenakan seragam menyerupai staf desa untuk keluar ruangan kantor kepala desa (Kades) tersebut.

Permintaan untuk keluar ruangan terhadap orang-orang berseragam staf desa itu, dengan alasan agar tidak menggangu jalannya pelayanan masyarakat di kantor Kades tersebut.

“Saya masuk ke kantor desa, saya heran, lho kok banyak orang pakai seragam staf desa, spontan saya tanya anda siapa dan sebagai apa duduk di ruangan ini,” tanya Anadi, Selasa (26/10/2021).

BACA JUGA : 7 Staf Desa Bunar yang Dipecat Kades, Ngadu ke DPMPD Kabupaten Tangerang

Bukan tanpa dasar, Ketua BPD Bunar  meminta enam orang itu untuk keluar dari ruangan, meskipun mereka orang dekat Kades yang ditunjuk untuk masuk dan bekerja sebagai staf desa baru.

BACA JUGA: Kades Ngaku Sudah Lapor, Camat Sukamulya Bantah Kasih Rekom

“Saya tanya ada nggak SK-nya (surat keputusan)? Mereka bilang belum ada. Saya bilang mohon maaf kalau belum ada SK, mohon maaf di luar dulu, khawatir menggangu pelayanan masyarakat. Sementara staf lama belum diberhentikan, biarkan mereka bekerja dulu,” cerita Anadi.

BACA JUGA: Pemberhentian Staf Desa Bunar Dinilai Salahi Prosedur

Sementara itu, salah satu staf Desa Bunar yang baru bernama Nurul, saat ditanya BPD mengaku mendapat arahan dari Kades untuk duduk di ruangan kerja. Nurul mengaku belum menerima SK dari Kades untuk bertugas di kantor Desa Bunar.

“Saya belum tahu posisinya apa, cuma disuruh Pak Kades datang, semuanya saya serahkan kepada Pak Kades,” ujarnya.

Tidak ingin dianggap mengganggu pelayanan, 6 orang berseragam staf desa itu akhirnya mengikuti permintaan Ketua BPD untuk keluar dari ruangan kantor Kepala Desa Bunar. Mereka mengaku akan menunggu keputusan selamjutnya.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.