Selama PPKM Level 3 dan 4, Polda Banten Gencarkan 3 T

oleh -
Selama PPKM Level 3 dan 4, Polda Banten Gencarkan 3 T Covid-19
Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto meminta kepada jajarannya agar terus melakukan 3T, testing, tracing dan treatment kepada masyarakat umum.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Polda Banten terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka penyebaran COVID-19, baik upaya preventif maupun upaya preemtif. Upaya itu dilakukan serentak Polres dan Polres Kota jajaran Polda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto mengatakan, Polda Banten komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat tentang percepatan penanganan COVID-19. Untuk itu, Kapolda Banten meminta kepada jajarannya agar terus melakukan 3T, testing, tracing dan treatment kepada masyarakat umum.

Jajaran Polda juga diminta untuk mengupayakan mengurangi isolasi mandiri (Isoman), namun dapat kosentrasi di isolasi terpusat (isoter) yang dilakukan secara terkoordinasi. “Sehingga dapat terpantau langsung tenaga kesehatan yang ada,” kata Kapolda Banten.

Ia juga menyampaikan, agar semua pihak, baik TNI-Polri, Pemda, Kejaksaan dan relawan, dapat bekerja bahu membahu dan senantiasa mengawal pelaksanaan vaksinasi untuk percepatan herd immunity di Provinsi Banten.

BACA JUGA: Brigadir Iis, Polwan Cantik Polda Banten Penjaga Perdamaian di Afrika Tengah

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menambahkan, seluruh Polres jajaran terus bekerja untuk menekan angka penyebaran COVID-19 selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan 4.

“Selama masa PPKM level 3 dan 4 ini, kami melakukan upaya pengendalian mobilitas dan pembatasan mobilitas, melakukan patroli dan sosialisasi, melakukan pembubaran kerumunan hingga operasi yustisi yang bertujuan menekan penyebaran COVID-19,” kata AKBP Shinto Silitonga.

Ia menyampaikan, upaya-upaya tersebut dilakukan mulai tanggal 15 hingga 20 Agustus 2021. Dalam waktu 6, kata dia, untuk pengendalian mobilitas dan pembatasan mobilitas, ada 3.836 unit kendaraan Roda2, 2.530 unit kendaraan Roda 4, 159 unit Bus dan 124 unit mobil barang yang diputarbalikkan di 31 titik penyekatan yang tersebar di wilayah hukum Polda Banten.

Sedangkan untuk kegiatan pembubaran kerumunan, menurut Shinto, petugas membubarkan 1036 kegiatan. Dan untuk operasi yustisi, petugas menemukan sebanyak 2.941 orang yang kedapatan tidak memakai masker.

AKBP Shinto Silitonga juga mengatakan jika kegiatan pengendalian mobilitas dilaksanakan dengan melakukan penyekatan terhadap kendaraan R2 dan R4 yang akan berpergian tanpa di lengkapi persyaratan-persyaratan yang sudah ditentukan Inmendagri No. 34 Tahun 2021.

Shinto mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga Jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Dengan menerapkan Prokes kita semua bisa terhindar dari resiko penularan COVID-19,” tandas AKBP Shinto Silitonga.(Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.