Survei Y-Publica Sebut Elektabilitas Demokrat Menggeser Golkar di 3 Besar

oleh -
Survei Y-Publica Sebut Elektabilitas Demokrat Menggeser Golkar di 3 Besar
AHY, Ketum Demokrat/Ist.

JAKARTA,REDAKSI24.COM-Hasil survei yang dilakukan Y-Publica menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat mengalami tren peningkatan. Bahkan dari survei tersebut menyebutkan jika partai yang kini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut kini telah masuk ke posisi tiga besar, menggeser Partai Golkar.

“Demokrat masuk tiga besar elektabilitas partai politik. Elektabilitas Demokrat bertengger di angka 8,1 persen,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu, (26/5/2021) kemarin.

Rudi menjelaskan pada urutan pertama masih diduduki PDIP dengan elektabilitas 22,5 persen, disusul oleh Gerindra sebesar 13,2 persen.

BACA JUGA: Denny Charter: Golkar Harus Temukan Tokoh Alternatif Untuk Pilpres 2024

Sedangkan Golkar yang sebelumnya selalu menempati urutan ketiga, terlempar ke empat besar dengan raihan elektabilitas 7,8 persen.

Sementara itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang belum memiliki wakil di DPR terus naik elektabilitasnya, bahkan merangsek ke posisi enam besar dengan elektabilitas mencapai 5,3 persen.

BACA JUGA: Ini Presiden Pengganti Jokowi Jika Pemilu Dilakukan Hari Ini Menurut Survei Index Politica  

“Di antara parpol-parpol non-Senayan lainnya, PSI paling berpeluang lolos parliamentary threshold,” ujar Rudi.

Pada jajaran papan bawah, Partai Ummat bentukan Amien Rais juga terus mengalami kenaikan dan memimpin elektabilitas partai-partai gurem dengan elektabilitas 1,7 persen.

BACA JUGA: Diberi Nama Siwareng, KPU Kabupaten Tangerang Luncurkan Aplikasi Pemilu Berbasis Whatsapp   

“Partai Ummat mengancam PAN yang dahulu juga didirikan Amien Rais, tetapi kini terus menurun elektabilitasnya,”paparnya

Menurut Rudi, kenaikan elektabilitas Demokrat terjadi sejak survei pada bulan Februari 2021. Tren tersebut ada kaitannya dengan gonjang-ganjing kongres luar biasa (KLB), kubu AHY berhasil selamat dari upaya penggulingan oleh kubu Moeldoko.

AHY mengalami ujian politik terbesar dalam kepemimpinannya di Demokrat sejak menggantikan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

AHY mulai terjun ke kancah politik ketika diusung sebagai calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Nama AHY juga kerap muncul dalam bursa calon presiden 2024 ataupun sebagai calon wakil presiden.

Di tangan AHY, kata Rudi, Demokrat berhasil membangun kepemimpinan oposisi menantang dominasi tiga besar parpol, yaitu PDIP, Gerindra, dan Golkar.

Survei Y-Publica dilakukan pada tanggal 1—10 Mei 2021 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Survei dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error ±2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut adalah elektabilitas partai politik menurut hasil Survei Y-Publica :

PDIP 22,5 persen,

Gerindra 13,2 persen,

Demokrat 8,1 persen,

Golkar 7,8 persen,

PKS 5,8 persen,

PSI 5,3 persen,

PKB 5,1 persen,

Nasdem 3,8 persen,

PPP 2,1 persen,

Partai Ummat 1,7 persen,

PAN 1,1 persen,

Perindo 0,6 persen,

Hanura 0,5 persen,

Gelora 0,1 persen,

Berkarya, PBB, Garuda, PKPI, dan Masyumi Reborn masing-masing 0,0 persen, serta Tidak tahu/tidak jawab 22,3 persen.(Syaiful/Ant/Hendra)