4 Santri Terseret Ombak Pantai Karang Bolong Serang, 1 Tewas, 1 Hilang

  • Whatsapp
Ombak Pantai Karang Bolong
Petugas Polairud bersama BPBD Serang mengevakuasi korban laka laut di Pantai Karang Bolong, Serang, Banten.

REDAKSI24.COM – Ditpolairud Polda Banten dan SAR BPBD Serang melakukan evakuasi terhadap 4 orang santri yang mengalami kecelakaan laut saat berenang di Pantai Karang Bolong, Desa Karang Suraga Kecamatan Cinangka, Kabuaten Serang, Kamis (29/08/2019).

Santri yang tenggelam itu berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes) Arrosydah, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Rombongan santri berjumlah 121 orang, didampingi 2 Ustadz dan 2 Ustadzah. Mereka datang menggunakan 2 unit bus untuk berwisata religi ke Museum Banten dan tempat ziarah Banten Lama Serang.

Bacaan Lainnya

Usai ziarah, rombongan kemudian berekreasi ke Pantai Karang Bolong, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Rombongan santri tiba di Pantai Karang Bolong sekitar pukul 13.30 Wib. Kecelakaan laut itu terjadi ketika para santri berenang di Pantai Karang Bolong.

Saat sedang berenang, 4 orang tiba-tiba terseret ombak. Dua orang selamat dari gulungan ombak. Sedangkan satu orang meninggal dunia.

“Satu lagi hilang. Kami masih melakukan pencarian,” kata Dirpolairud Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaifuddin melalui Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi.

BACA JUGA:

. SAR Laut Rawan Dimanfaatkan Penyelundupan Orang

. Dua Bocah Tenggelam di Sungai Cisadane

Edy membenarkan Ditpolairud Polda Banten bersama Tim SAR BPBD Serang tengah melakukan pencarian terhadap 1 orang santri yang hilang terseret ombak. Sedangkan ketiga korban terseret ombak yang berhasil dievakuasi, atas nama Roki, dirujuk ke RSKM Cilegon.

Sedang Mustain Bilah dirawat di Puskesmas Cinangka. Sedangkan Arif Turtusi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di belakang Hotel Pesona Krakatau Cinangka,  yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP awal  sekitar pukul 15.30 Wib.

“Sedang korban Wildan Pratama sampai saat ini masih dalam pencarian,” kata Edy seraya mengimbau masyarakat yang hendak berwisata ke pantai agar mematuhi rambu-rambu peringatan . “Jangan lupa memakai pelampung bila naik perahu yang disewakan dan selalu menjaga keluraga masing-masing,” imbaunya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.