4 Kades Jember Terlibat Kasus Narkoba Dibekuk Polda Jatim

oleh -
Empat Kades yang ditangkap Polda Jatim dalam kasus narkoba, Sabtu (12/6/2021) petang dilimpahkan dan dirilis di Polres Jember.

JEMBER, JAWA TIMUR, REDAKSI24.COM— Empat kepala desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur yang ditangkap Polda Jatim  dalam kasus narkoba dilimpahkan ke Polres Jember.

Keempat orang itu adalah, Kades Wonojati, Kecamatan Jenggawah dengan inisial MM, Kades Tempurejo Kecamatan Tempurejo dengan inisial MA, Kades Tamansari Kecamatan Wuluhan inisial S dan Kades Glundengan Kecamatan Wuluhan inisial HH.

Menurut Kanit 1 Subdit Ditreskoba Polda Jatim, Komisari Polisi Khairisudin, Sabtu (12/6/2021) petang, keempat Kades yang menyalahgunakan barang haram itu dilimpahkan ke Polres Jember, karena yang bersangkutan warga Jember.

” keempat Kades ini kami tangkap berawal dari laporan warga,” kata Kanit 1 Subdit Ditreskoba Polda Jatim yang didampingi oleh KBO Satreskoba Polres Jember Ipda Edy Santoso dan Kasubag Humas Polres Jember Iptu Yudiantoro.

Berdasarkan laporan itu, kata Kanit, pihaknya melakukan penyelidikan hingga keempat Kades tersebut dibekuk. Pertama yang ditangkap adalah Kades Wonojati dengan inisial MM. Dari tangan pelaku petugas menyita 2 paket sabu.

Kemudian lanjutnya, penangkapan dilakukan kepada Kades Tempurejo yang berinisial MA. Di rumah Kepala desa itu petugas mendapatkan barang bukti berupa 1 paket sabu.

Dari MA, kata Kanit, petugas mendapatkan informasi bahwa selama ini ia mengkonsumsi barang terlarang tersebut bersama Kades Tamansari berinisial S. Setelah S dibekuk mengembang ke HH yang merupakan Kades Glundengan Kecamatan Wuluhan.

” Penangkapan ini dilakukan selama dua hari, yakni Rabu (9/6/2021) dan Kamis (10/6/2021) di rumah mereka masing-masing,” kata dia.

Adapun barang bukti yang disita petugas yaitu sebanyak 2,77 gram dari pelaku MA, dan  1,76 gram dari pelaku MM. Akibatya keempat kades itu dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan pasal 132 pasal (1) huruf a Junto UU No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun  penjara. (Zumrotun/Ant/Aan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.