4 Desa Masih Sengketa, Bupati Serang Tetap Lantik 150 Kades Terpilih

  • Whatsapp
pelantikan kades
Bupati Serang, Banten, Ratu Tatu Chasanah melantik 150 Kades terpilih hasil Pilkades Serentak 2019.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Bupati Serang, Banten, Ratu Tatu Chasanah melantik sebanyak 150 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pilkades Serentak. Pelantikan ratusan Kades periode 2019-2025 itu berlangsung di Halaman Setda Kabupaten Serang, Kamis (26/12/2019).

Ratu Tatu Chasanah mengingatkan para Kades terpilih untuk secepatnya melakukan konsolidasi dengan semua elemen masyarakat di desanya masing-masing pasca Pilkades. Karena, menurut Tatu, dikhawatirkan masih ada yang kubu yang tidak puas dengan hasil Pilkades.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat yang terbelah segera disatukan kembali,” katanya usai melantik Kades terpilih.

Tatu menuturkan, Kades jangan berleha-leha. Namun harus sudah memulai menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Tatu memberi waktu 3 bulan untuk para Kades untuk menyusun RPJMDes.

“Jadi setelah Kades terpilih pembangunan di desa bisa berjalan lancer jika RPJMDes telah ada dan tersusun sesuai kebutuhan desa,” imbuhnya.

BACA JUGA:

. Pilkades di Kabupaten Serang Dinilai Sudah Transparan

. Pasangan Suami Istri di Pandeglang Tarung di Pilkades Banyubiru

Bupati Pandeglang Pastikan Pilkades Serentak Berjalan Lancar

Selain itu, Tatu mengingatkan agar 150 Kades untuk bekerja sesuai aturan. Jangan sampai menyimpang, apalagi sampai terjerat hukum. “Jika ada yang melanggar hukum, Kades terima konsekwensinya,” tegas Tatu.

Terkait hasil Pilkades 4 desa yang masih sengketa, Tatu mempersilahkan kepada para pihak untuk menyelesaikannya sesuao aturan yang berlaku. “Silahkan membawanya ke ranah hukum, namun pelantikan Kades terpilih harus tetap berjalan. Sengketa Pilkades bukan lagi ranahnya Pemda, tapi pengadilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DPMPD Kabupaten Serang, Rudi Hartono mengungkapkan,  mengenai hasil Pilkades yang masuh sengketa sudah dilaksanakan pleno dan dirapatkan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang. Bagi pihak yang belum puas dengan hasil Pilkades, menurut dia, disarankan untuk menggugat melalui jalur hukum.

“Kalau penggugat menang, pengadilan memerintahkan bupati untuk memberhentikan Kades yang telah dilantik, kemudian ditunjuk PJS (pejabat sementar) Kades, sambil menyiapkan Pilkades kembali,” ungkapnya.

Ditanya soal desa mana saja yang hasil Pilkadesnya masih sengketa, Rudi hanya menyebut kecamatannya saja, yaitu di Kecamatan Keramatwatu, Petir, Cikeusal, dan Kecamatan Pabuaran.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.