30 Warga Banten Berhasil Dipulangkan, 10 Masih Tertahan di Papua

  • Whatsapp
pemulangan warga banten dari papua
Gubernur Banten Wahidin Halim menyambut langsung warganya yang pulang dari Papua.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Tim penjemputan yang ditugaskan Gubernur Banten hingga saat ini belum bisa membawa pulang seluruh warga Banten yang ada di Papua. Hal itu karena tim masih terus melakukan penyisiran ke sejumlah lokasi di provinsi paling timur Indonesia itu.

Dari informasi yang dihimpun, saat ini sudah ada 10 warga Banten yang berhasil didata dan akan dipulangkan dalam waktu cepat. Sementara ada dua warga Banten yang memutuskan tetap tinggal di Papua.

Bacaan Lainnya

“Mudah-mudahan minggu ini bisa pulang, karena kondisinya juga sudah mulai kondusif. Ada tiga tim kami juga yang belum pulang, mereka terus melakukan pendataan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten yang juga koordinator tim penjemputan, Kismayadi di Pendopo Gubernur Banten kawasan KP3B,, Kota Serang, Senin (7/10/2019).

BACA JUGA:

. Gandeng TNI, Bupati Serang Jemput Warganya di Papua

. Tatu Pastikan Pelajar Papua Punya Hak Sama di Kabupaten Serang

Puluhan Kyai NU Serukan Perdamaian Papua di Ponpes An Nawawi Serang

Kusmayadi mengatakan, saat ini timnya berhasil memulangkan sebanyak 30 warga Banten dari total keseluruhan sebanyak 42 jiwa. Mereka terdiri dari 11 orang dari Kota Serang, 19 orang dari Kabupaten Serang. Sisanya 10 orang dari Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

“Mereka sebagian besar penjual remote tv dan bubur ayam. Mereka tinggal mengontrak di Papua,” katanya.

Sementara Gubernur Banten, Wahidin Halim menyampaikan rasa bahagia atas kepulangan puluhan warganya yang terdampak konfilk di Wamena, Papua ke kampung halamannya di Banten. Menurutnya, kepulangan mereka patut disyukuri dan peristiwa yang telah terjadi agar tidak perlu diingat kembali.

“Mari bersyukur bapak dan ibu pulang ke Banten dengan selamat. Tenangkan pikiran dan jangan diingat lagi peristiwa itu. Mulailah kehidupan yang baru,” ujarnya.

Serupa dikatakan Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuluddin. Subadri berjanji akan segera menempatkan warganya yang baru pulang dari Papua ini di rumah singgah sambil mencari solusi lanjutan. “Mereka sudah tidak punya tempat tinggal di Kota Serang, jadi kami tempatkan terlebih dahulu di rumah singgah,” katanya.

Subadri juga berjanji akan memfasilitasi pekerjaan bagi mereka, supaya kembali produktif tinggal di Kota Serang. “Kalau cuma dagang bubur dan jualan remote TV mudah-mudahan kami bisa memfasilitasi,” janjinya.

Sementara itu, Nurhasan, warga Banten yang berhasil dipulangkan dari Papua mengaku banyak terima kasih kepada Pemprov Banten dan jajarannya yang sudah memfasilitasi kepulangannya. Nurhasan kini bisa merasa aman berada di kampung halaman, meski rasa trauma itu masih terngiang di pikirannya.

“Saya tinggalnya di Sentani, cukup jauh dari Wamena daerah yang sekarang konflik. Tapi sebelum konflik di Wamena, kejadiannya di Sentani terlebih dahulu,” katanya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.