3 Nelayan Labuan Yang Kapalnya Dihantam Gelombang ditemukan, 7 lainnya masih dalam pencarian

  • Whatsapp
Basarnas Banten Temukan 3 nelayan Labuan dengan Selamat.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – 3 orang nelayan Labuan yang dikabarkan hilang bersama 7 orang temannya, setelah kapal yang mereka tumpangi dihantam gelombang pada Sabtu (20/6/2020) lalu, ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi selamat di Pulau Panaitan, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Ke 3 nelayan tersebut adalah, Udi, Acuy dan Wawan, warga asal Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Sedangkan ke 7 orang lainnya, seperti  Jamal, Sancan, Rasmin, Suri, Boler, Tastirah dan Joni belum diketahui nasibnya dan masih dalam pencarian tim SAR.

Bacaan Lainnya

Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin mengatakan, setelah dua hari dilakukan pencarian, 3 dari 10 nelayan yang hilang tersebut ditemukan dalam keadaan selamat.  “Alhamdulillah pada sore hari tadi sekira pukul 17:40 WIB ke 3 nelayan yang hilang itu  temukan dalam keadaan selamat,” kata Zaenal, Sabtu (20/6/2020) malam.

Namun demikian, katanya, mereka dilarikan ke Puskesmas Labuan untuk mendapat perawatan medis. ” kondisi korban sehat. Namun mereka tetap harus mendapat perawatan medis,” kata Zaenal.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Endin Fahrudin mengatakan, mudah- mudahan 7 nelayan lainnya yang masih dalam pencarian juga ditemukan dalam keadaan selamat. Supaya bisa kembali dan berkumpul dengan keluarganya.

Seperti diketahui pada Sabtu (20/6/2020) lalu ke 16 nelayan labuan naik kapal KM Puspita Jaya menuju Pulau Rakata untuk mencari ikan. Saat itu juga kapal mereka dihantam gelombang hingga terbalik.

Akibatnya mereka mencari selamat dengan cara berenang menuju Pulau Panaitan. Karena tidak mampu berenang hingga pulau tersebut, 6 orang diantaranya kembali ke kapal dan diselamatkan oleh kapal pesiar. Sedangkan 10 orang lainnya terus berenang menuju  pulau Panaitan.

keenam nelayan yang pertama kali  di selamatkan kapal pesiar itu, adalah, Durja (nakhoda) (31), Sanan (35), Dede Juri (24), Aji Alamsyah (21), Ashan dan Ako (21) warga Desa Teluk, Kecamatan Labuan. Mereka kini sudah berkumpul dengan keluarganya. (Samsul Fathoni/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.