3 Narapidana Lapas Kota Cilegon Dilimpahkan Ke Polda Banten Karena Diduga Jaringan Narkoba 1,1 Ton

oleh -
Salah satu narapidana Lapas Kota Cilegon yang diduga jaringan sabu seberat 1,1 ton.

CILEGON, REDAKSI24.COM– Diduga terlibat  jaringan narkoba jenis sabu seberat 1,1 Ton, dua warga negara Nigeria dan satu warga negara Indonesia yang merupakan narapidana Lapas Kelas II A Kota Cilegon Banten dilimpahkan ke Polda Banten.

“Ketiganya merupakan pindahan dari Lapas Tangerang dalam kasus yang sama,” kata Kepala Lapas Kelas II A Kota Cilegon Erry Taruna di Cilegon, Senin (14/6/2021).

Mereka, lanjut dia, berinisial CKD dan UC. Keduanya adalah warga Nigeria. Sedangkan  ND alias DD adalah warga negara Indonesia yang dibekuk lantaran menyimpan tiga unit telepon genggam dan 18 paket sabu dalam ukuran kecil di kamar lapas.

“Ketiga narapidana itu, diduga terlibat dalam jaringan pengendalian peredaran Narkoba jenis sabu sebanyak 1,1 ton di wilayah Jakarta dan Bogor. Petugas sudah menyerahkan mereka ke Polda Banten,” kata dia seperti dikutip Siberindo.Co.

BACA JUGA: Polres Cilegon Bongkar Peredaran Narkoba Sindikat Lapas Kota Cilegon

Ketiganya dilimpahkan, tambah dia, berawal dari informasi Polda Banten terkait terbongkarnya jaringan pengedar sabu seberat 1,1 ton oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat.

“Setelah menerima informasi itu, pihak Polda Banten bergerak cepat dan meminta agar Lapas Cilegon segera mengamankan kedua WNA itu. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan tiga handphone dan 18 bungkus paket sabu berukuran kecil,” ujarnya.

BACA JUGA: Lapas Kota Cilegon Rumahkan Ratusan Narapidana

Mengenai  penemuan handphone, katanya, pihaknya akan mendalami dugaan keterlibatan petugas, dan akan memberi sanksi tegas pada oknum yang terbukti memberikan akses masuknya telepon genggam pada narapidana. (Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.