3.600 KPM PKH di Tigaraksa Rampung Diperiksa Kejaksaan, Ada Dugaan Kerugian Negara Capai Rp3,5 Miliar

  • Whatsapp
Ilustrasi

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Pemeriksaan saksi terhadap 3.600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, telah rampung dilaksanakan oleh penyidik dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang sejak 15 Desember 2020 lalu. 

Kasus dugaan penyimpangan dana PKH tahun anggaran 2018-2019 itu pun kini memasuki tahap baru dengan melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait mulai dari dinas, bank, agen Brilink, pendamping, dan beberapa saksi tambahan. 

Bacaan Lainnya

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang melalui Kasi Intelijen Nana Lukmana mengungkapkan, pihaknya sudah menemukan unsur tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut. 

Ia mengatakan, dalam kasus ini ada warga yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), namun tidak menerima dana bantuan dan tidak memegang buku tabungan berikut kartu ATM  di tahun 2018-2019. 

BACA JUGA: 4000 Warga Tigaraksa Diperiksa Kejari Kabupaten Tangerang Terkait Dugaan Penyimpangan PKH

“Ada juga warga yang terdaftar sebagai KPM tapi tidak menerima uang secara utuh alias dipotong oleh oknum. Harusnya KPM memegang sendiri ATM dan buku tabungannya dan mencairkannya sendiri ke bank yang sudah ditunjuk,” terang Nana 

Ia juga mengatakan, penyidik menemukan adanya kerugian negara pada kasus ini dalam bentuk uang. Nilainya pun cukup besar mencapai Rp3,5 Miliar berdasarkan data kucuran anggaran PKH kepada KPM. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.