23 Ribu Ojol Siap Kepung Pemprov Banten Bila PSBB Tidak Dihentikan

  • Whatsapp
Ojol se tangerang raya
Ojol se-Tangerang Raya.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COMSebanyak 23 ribu Ojek Online (Ojol) yang tergabung dalam Gograber Indonesia mengancam, akan menggeruduk Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), jika surat tuntutan pemberhentian masa PSBB di Tangerang Raya di abaikan oleh Pemprov Banten.

Ketua Umum Gograber Indonesia Bang Maung, atau yang biasa disebut BM-001 Gograber Indonesia, Selasa (14/7/2020) mengatakan, pihaknya tidak menginginkan adanya aksi unjuk rasa, dan hanya menginginkan diskusi mencari jalan terbaik untuk nasib para Ojol di Tangerang Raya. 

Bacaan Lainnya

Akan tetapi, lanjut Maung, pihaknya terpaksa akan melakukan aksi unjuk rasa jika surat yang dilayangkan Gograber Indonesia tidak digubris alias diabaikan. 

“Kemungkinan kita akan adakan aksi kalau tidak ada tanggapan dari Pemprov Banten. 23 ribu Ojol Tangerang Raya akan aksi ke Pemprov Banten. Karena di daerah lain Ojol sudah bisa ngangkut penumpang, kenapa di Tangerang Raya khususnya Kota Tangerang belum dibolehkan. Bandung sudah, Jakarta sudah bisa angkut, Depok, semuanya,” ujar Maung kepada Redaksi24.com. 

BACA JUGA: Driver Ojol di Tangerang Raya Layangkan Surat Ke Gubernur Banten Minta PSBB Dihentikan

Artinya, lanjutnya, para Ojek online Tangerang Raya meminta kepada pemerintah Provinsi Banten yang sampai saat ini masih memperpanjang PSBB, untuk segera mencabut PSBB. 

Maung mengutarakan, Gograbber Indonesia memiliki lebih dari 2 juta anggota Ojol, dan 200 ribu pengurus Ojol di seluruh Indonesia. 

“Kita ada DPW Gograber Indonesia Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan juga ada. Kita berharap, besok sudah ada jawaban dari Pemprov, dari surat yang kita layangkan. Kita sudah capek mendengar keluhan anak istri kita yang kelaparan, mereka harus kita kasih makan,” pungkas Maung. (Haris/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 Komentar

  1. Geruduk aja udh Banten ky dibandung susah punya gubernur aki2 gk terjun kelapangan yg lain udh pd buka psr.mal.tempat nongkrong kuliner angkot,ojek pangkalan leluasa narik penumpang karena udh gk ada check poin cuma ojol doang yg dimatikan rezekinya PSBB ngawur gk sesuai dgn dilapangan bersambung terus ky sinetron cuma pingin Anggara covid-19 turun lagi dari pusat rakyat kecil jadi melarat