23 Paket Proyek Infrastruktur di PUPR Banten Loncat Tahun Anggaran

  • Whatsapp
proyek infrastruktur banten
Ilustrasi - Gubernur Banten, Wahidin Halim meninjau proyek infrastruktur.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Sebanyak 23 paket proyek infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten yang sudah kontrak pada tahun ini, tidak bisa langsung dikerjakan karena terdampak refocusing anggaran Covid-19.

Karena sudah kontrak dan tidak bisa dikerjakan tahun ini, paket pekerjaan infrastruktur itu dimasukkan dalam tahun anggaran 2021.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, M Tranggono mengatakan, proyek kontrak yang loncat tahun anggaran itu, sudah berdasarkan surat edaran Mendagri serta kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi Provinsi Banten.

“Uang mukanya sudah kami berikan 20 persen dari total pagu anggaran. Kontraknya sudah berjalan, tapi pekerjaannya kami stop dulu, nanti akan dilanjutkan pada tahun 2021,” katanya, Rabu (12/8/2020).

BACA JUGA: Pemprov Banten Anggarkan Rp10 Miliar Untuk Direksi Agribisnis

Tranggono menambahkan, anggaran untuk 23 proyek pekerjaan infrastruktur itu sebesar Rp155 miliar. Dari pagu itu, Rp30 miliar dipakai untuk uang muka pekerjaan, sementara sisanya terdampak refocusing anggaran Covid-19.

“Semua sektor ekonomi sekarang ini terganggu semua. Jadi aturan ini dalam upaya mendukung percepatan ekonomi,” kata Tranggono.

Menurutnya, sejumlah pekerjaan infrastruktur jalan yang seharusnya dilaksanakan Tahun 2020, namun loncat menjadi Tahun 2021, diantaranya, proyek pembangunan jembatan Bogeg, jalan Palima-Ciruas, Lingkar Pasar Baros, Jembatan Layang Sudirman-Ahmad Yani Kota Serang serta puluhan ruas jalan lainnya.

“Yang lebih penting juga untuk pemeliharaannya, karena banyak jalan yang rusak,” kata Tranggono. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.