20 TKA Asal Cina Dipindah dari Cilegon ke Mess PT Wilmar Kabupaten Serang

oleh -
TKA asal Cina
Apratur Kecamatan Jombang memberi keterangan pers kepada wartawan terkait pemindahan 20 TKA ke mes PT Wilmar, Kabupaten Serang.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Sebanyak 20 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang tinggal di Perumahan Taman Cilegon, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, dijemput perusahaan tempatnya bekerja, PT Wilmar untuk dikembalikan ke mess perusahaan di Kabupaten Serang.

Penjemputan puluhan TKA asal Cina oleh Manajemen PT Wilmar tersebut, bukan karena mereka terinfeksi virus corona, melainkan demi menjaga kondisi masyarakat di lingkungan Perumahan Taman Cilegon agar tetap kondusif.

“Mereka ditarik kembali ke mess sejak Sabtu lalu (8/2/2020), 20 TKA asal Cina sudah tidak lagi tinggal di Perumahan Taman Cilegon,” ungkap Camat Jombang, Kota Cilegon, Ahmad Junaedi saat menggelar silahturahmi dengan wartawan, Jumat (14/2/2020).

Ahmad Junaidi mengatakan, seluruh TKA dijemout untuk tinggal di mess yang sudah disediakan perusahaan. Para TKA itu, kata Ahmad, selama ini diketahui bekerja di PT Wilmar, Kabupaten Serang. Namun mereka sehari-harinya tinggal di Perumahan Taman Cilegon, Kelurahan Sukmajaya, Kota Cilegon.

“Pihak perusahaan sendiri yang menjemout TKA itu, mungkin supaya warga di Taman Cilegon aman, nyaman dan kondusif,” paparnya.

BACA JUGA:

. Kantor Imigrasi Kota Cilegon Sisir Perusahaan Yang Gunakan TKA

. Virus Corona Mewabah, 40 TKA Asal Tiongkok Belum Bisa Balik Ke Cilegon

. Cegah Virus Corona, Dinkes Cilegon Minta Dokter Perusahaan di Cilegon Pantau Kesehatan Tenaga Kerja Asing

Junaedi juga membantah pemindahan 20 TKA PT Wilmar lantaran diusir warga yang khawatir terinfeksi virus corona. Menurut dia, justru manajemen PT Wilmar yang datang langsung ke rumah kontrakan para WNA asal Cina itu untuk dipindahkan ke mess perusahaan.

“Pihak perusahaan juga sudah berkoordinasi dengan RT/RW, demi keamanan dan kenyamanan semua pihak.

Ahmad Junaidi mengungkapkan, puluhan TKA asal Cina itu sudah tinggal di Perumahan Taman Cilegon sebelum wabah virus corona merebak di negeri tirai bambu tersebut. Bahkan, empat orang yang pulang ke Cina untuk merayakan Imlek, hingga kini tidak lagi kembali ke Kota Cilegon.

Sementara itu, Lurah Sukmajaya Ade Rizki menyampaikan, di Perumahan Taman Cilegon, kini sudah tidak ada lagi pekerja asing yang tinggal. Pemindahan TKA dilakukan pihak perusahaan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Padahal, menurut Ade, kondisi secara fisik dan legitimasi mereka lengkap dan terdaftar.

“Jadi awalnya ada 24 pekerja asing, ketika Imlek, empat orang mudik (ke Cina) dan nggak balik lagi sampai sekarang. Sisanya 20 orang, sekarang sudah tidak lagi tinggal di Taman Cilegon, mereka sudah dipindahkan ke mess PT Wilmar tempat mereka bekerja,” tandasnya.(Firasat/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.