2 Tahun Bidan Wati Buka Praktek Tanpa Izin di Solear

oleh -
2 Tahun Bidan Wati Buka Praktek Tanpa Izin di Solear desa munjul kecamatan solear puskesmas cikuya kabupaten tangerang
Bidan Wati mengaku sudah dua tahun melakoni profesinya sebagai tenaga medis, khususnya untuk membantu persalinan ibu hamil (Bumil) di kawasan itu.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Seorang bidan yang dikenal dengan sebutan Bidan Wati, sudah dua tahun membuka praktek di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten. Padahal, Bidan Wati belum mengantongi Surat Izin Praktek Bidan (SIPB).

Dugaan tidak memiliki SIPB itu, diakui sendiri Bidan Wati kepada Redaksi24.com di tempat praktek sekaligus rumah tinggalnya, Kamis (4/11/2021)

Bidan Wati mengaku sudah dua tahun melakoni profesinya sebagai tenaga medis, khususnya untuk membantu persalinan ibu hamil (Bumil) di kawasan itu.

“Dulu saya punya izin waktu tinggal di Cileles, sekarang pindah ke Munjul, sudah dua tahun praktek, memang belum punya izin. Tapi saya lagi mengajukan permohonan perizinan di dinas,” ungkap Bidan Wati.

BACA JUGA: Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Tangerang Capai 70,2%

Ditanya lebih lanjut terkait izin lingkungan atau rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah desa setempat, Wati pun mengaku belum melapor. Padahal dalam Undang Undang (UU) nomor 4 tahun 2019 tentang kebidanan, ada persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin membuka bidan praktek mandiri (BPM).

Persayratan itu diantaranya menjadi anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI), permohonan surat izin praktek bidan swasta perorangan dan surat keterangan kepala Puskesmas setempat praktek.

Selain itu, bidan yang menjalankan praktek harus mencantumkan izin praktek bidannya atau foto copy prakteknya di ruang praktek, atau tempat yang mudah dilihat, serta memiliki tempat dan ruangan praktek yang memenuhi persyaratan kesehatan.

Dalam pantauan Redaksi24.com, tempat praktek Bidan Wati terlihat belum memenuhi persyaratan. Tidak terlihat papan nama yang disertai dengan nomor izin praktek sebagai bentuk keterbukaan informasi publik (KIP).

Secara terpisah, Kepala Puskesmas Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Drg Mutmainah saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengaku belum mengetahui keberadaan atau praktek Bidan Wati tersebut.

“Siap, terimakasih atas informasinya, saya akan koordinasi dengan tim untuk cek lokasi,” ujar Mutmainah.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.