2 Pengedar Sabu Disergap Petugas Polres Cilegon, 1 Lagi Diburu

  • Whatsapp
pengedar sabu
Ilustrasi -

CILEGON, REDAKSI24.COM – Petugas Satresnarkoba Polres Cilegon Polda Banten meringkus 2 pelaku pengedar narkoba jenis sabu. Keduanya masing-masing DA (21) yang dicokok petugas di depan Ruko Jalan Manggis, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang Kota  Cilegon pada Senin (25/5/2020). Kemudian petugas menciduk FF (19) di sebuah jembatan Lingkungan Samandaran, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon pada Rabu (27/5/2020) malam.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana membenarkan personel Satresnarkoba Polres Cilegon mengungkap 2 kasus Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/133/V/RES.4.2/Res Cilegon, tanggal 25 Mei 2020.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, awalnya kami menangkap tersangka DA,” Kata Yudhis kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Petugas Satresnarkoba kemudian melakukan penggeledahan terhadap terangka DA. Dari saku celana tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,44 gram yang dikemas dalam 1 paket plastik bening.

Kasat Narkoba Satreskrim Polres Cilegon, AKP Elang Prasetyo menambahkan, dari penangkapan tersangka DA, pihaknya kemudian melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan, pihaknya menangkap tersangka FF yang masih satu jaringan dengan tersangka DA.

“Saat digeledah kami temukan barang bukti sabu yang disimpan di saku celana sebelah kanan, dan satu plastik bening berisi sabu yang digenggam di tangan sebelah kanan tersangka,” kata Elang.

Kepada petugas,  tersangka mengaku mendapat barang haram tersebut dari seorang yang biasa dipanggil SOB dengan cara membeli seharga Rp600.000. Pembelian sabu dilakukan dengan cara mentransfer uang kemudian diarahkan sesuai arahan dari SOB.

“Kami kini tengah memburu SOB yang menjadi tersangka pemasok sabu kepada kedua tersangka,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan,  kedua tersangka bakal dijerat pasal 112 ayat (1), UU No 35  tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkoba dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.