2 Orang Kakak Beradik Pengedar Ganja Kelas Kakap Ditembak Dan Ditangkap

oleh -
Ladang Ganja Aceh
Ilustrasi ladang ganja- istimewa.

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Muriandi, jaringan narkoba Aceh-Jakarta ternyata memiliki lahan yang luas untuk ditanaman ganja di Aceh. Ia ditembak mati oleh petugas Polda Metro Jaya karena saat dibekuk berusaha kabur dan melawan.

Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Muriandi memiliki ladang ganja 10 hektare di Aceh. Dia, katanya, pengedar nesar jaringan narkoba lintas Aceh dan Jakarta. ” Dari keterngan yang kami peroleh Muriadi mempunyai ladang ganja seluas 10 hektare di Aceh,” kata Argo saat konferensi pers di RS. Polri Kramat Jati, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Lahan ganja tersebut, kata Argo terletak di kawasan Pidie. Dimana, yang bertugas menjadi penyuplai dari kawasan tersebut adalah rekan anak buah Muriandi bernama Ghazali dan M. Amin Yunus.

Keduanya kata Argo, menjadi penyuplai ganja untuk diedarkan ke Jakarta. Di Jakarta mereka serahlan barang terlarang itu kepda Yopi untuk dipasarkan memasarkan. “Yopi dibekuk petugas pada Senin, 28 Oktober 2019 lalu,’ kata Argo.

BACA JUGA:

Residivis Narkoba Asal Aceh Ditembak Mati Polisi

Setelah Yopi ditangkap imbuhnya, berkembang ke Ghazali dan M Amin Yunus yang kerap mengirimkan barang itu ke Jakarta lewat jalur darat. Begitu keduanya tertanggkap kata Argo, ternyata bos besar di jaringan tersebut adalah Muriadi yang tak lain kakak kandung dari Yopi. (Alfin /Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *