2 Hari Lost Contact, Erick Warga Perumahan CMR Ditemukan Tewas di Dalam Rumahnya

  • Whatsapp
Mayat
Ilustrasi penemuan mayat.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Pihak Kepolisian  Resort  (Polres)  Lebak melakukan otopsi terhadap tubuh seorang mayat yang ditemukan dalam kondisi sudah membusuk  di perumahan Citra Maja Raya 1 Cluster Spring Bell No 23/23 RT/RW. 01/02, Kampung Sarongge, Desa Pasirkembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (26/9/2020) kemarin. Otopsi dilakukan  di RSUD Dr.  Adjidarmo  Rangkasbitung. 

Informasi  yang dihimpun, identitas  mayat berjenis laki-laki tersebut adalah Erick (33) seorang wiraswasta yang beralamat KTP di Jakarta Barat,  Jakarta. 

Bacaan Lainnya

“Kami sedang melakukan  otopsi  terhadap  jenazah Erick guna mengetahui penyebab  kematian pria berumur 33 tahun ini, ” kata Kasatreskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma ketika dihubungi  Redaksi24.com melalui telepon selulernya,  Minggu (27/9/2020).

Kasat Reskrim  menjelaskan, kronologis ditemukannya jenazah  Erick bermula ketika Kakak Ipar Erick,  Kwee Tek Yin mendatangi rumah korban di Perumahan Citra Maja Raya. Hal itu dilakukan karena handphone korban sudah 2 hari tidak bisa dihubung. 

BACA JUGA: Penemuan Mayat Dalam Kondisi Tidak Utuh di Sungai Cileles Ditangani Polisi

Setibanya di rumah korban,  Kwee mencium bau busuk dan melihat korban dalam keadaan terlentang  telanjang dada meninggal dunia dengan kondisi  mulut, hidung dan mata mengeluarkan belatung. 

Melihat kondisi korban seperti itu,  Kwee langsung melaporkan kepada pihak sekuriti perumahan,  yang langsung  berkoordinasi  dengan pihak kepolisian  setempat. 

” Posisi korban dalam keadaan terlentang di atas kasur dengan mengenakan celana pendek warna abu – abu, diduga korban  sudah meninggal dunia selama 3 hari,” jelasnya. 

BACA JUGA: Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Membusuk di Kebun

David mengungkapkan,  pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penusukan ataupun kekerasan. Di rumah korban juga tidak ditemukannya  bercak darah. Lebih lanjut, pihaknya  saat ini masih melakukan olah TKP, dan menunggu hasil otopsi pada tubuh korban. 

“Hasil dari pemeriksaan dokter di rumah sakit adjidarmo, tidak ditemukan adanya kekerasan terhadap tubuh jenazah,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.