2 Bapaslon Perseorangan Pilkada Cilegon Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

  • Whatsapp
kpu kota cilegon
Ilustrasi Pilkada serentak 2020

KOTA CILEGON, REDAKSI24.COM – KPU  Kota Cilegon menolak berkas perbaikan syarat dukungan dua bakal pasangan calon (Bapaslon) jalur perseorangan untuk Pilkada 2020, Lukman-Nasir dan Jhoni-Hawasi.

Berkas perbaikan syarat dukungan kedua Bapaslon perseorangan itu, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sesuai Peraturan KPU Nomor 82 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis verifikasi faktual dan administrasi.

Bacaan Lainnya

Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi kepada wartawan, Selasa (28/07/2020) mengatakan, dokumen perbaikan dukungan yang dibawa kedua Bapaslon perseorangan itu tidak sesuai aturan KPU.

Berkas yang dinyatakan TMS itu diantaranya, syarat pernyataan dukungan Bapaslon perseorangan (B1-KWK) dan tabel daftar nama pendukung yang dikelompokkan berdasarkan wilayah kelurahan (B11-KWK) serta rekapitulasi jumlah dukungan Bapaslon secara otomatis dapat dicetak dari Silon.

“Setelah kami verifikasi ternyata berkas dokumen kedua Bapaslon perseorangan itu tidak lengkap,” ungkap Irfan Alfi.

BACA JUGA: KPU Banten Pantau Gerakan Coklit Pemilih Pilkada 2020 di Kota Cilegon

Ia juga mengatakan, Bapaslon Lukman-Nasir sampai silon terakhir hanya menyerahkan 21.769 dari seharusnya 24.699 syarat dukungan yang harus dipenuhi. Selain itu, B11-KWK tidak lengkap, kemudian ada beberapa catatan lainnya.

“Sementara Bapaslon Jhoni-Hawasi B11-KWK-nya tidak lengkap,” imbuhnya seraya menyebut atas dasar itu juga KPU Kota Cilegon menerbitkan berita acara hasil verfikasi berkas dukungan bagi kedua Bapaslon perseorangan tersebut.

Sementara itu, Komisoner KPU Provinsi Banten, Eka Satialaksmana mengatakan, keputusan KPU Kota Cilegon terkait ketidaklengkapan dokumen yang disampaikan kedua Bapaslon melalui tim penghubung atau LO masing-masing, sudah sesuai prosedur.

“Semua pihak sejak awal telah mengikuti syarat dukungan, serta perbaikan dan sudah dilihat prosesnya serta hasilnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, KPU Kota Cilegon harus mengisi data dalam silon untuk menerbitkan Berita Acara (BA) pemeriksaan berkas dukungan Bapaslon perseorangan. Sebab BA bisa menjadi bukti jika ada upaya hukum atau gugatan dari pihak yang merasa tidak terima dengan hasil verifikasi tersebut.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.