14.700 Pegawai Honor Pemprov Banten Dipastikan Tidak Dapat THR

  • Whatsapp
pegawai honorer
Ilustrasi - Pegawai Honorer pada lebaran tahun ini dipastikan tidak mendapat THR akibat dampak Covid-19.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemprov Banten memastikan seluruh tenaga honor di lingkungan Pemprov Banten tidak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR). Kepastian itu dilakukan setelah adanya penyisiran anggaran untuk dialokasikan ke percepatan penanganan Covid-19.

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti mengatakan, anggaran THR bersama slot anggaran yang lainnya dilakukan penggeseran tahap ketiga, dengan total Rp800 miliar.

Bacaan Lainnya

“Dengan adanya refocusing tahap III,  Biaya Tak Terduga (BTT) Provinsi Banten tahun anggaran 2020 menjadi genap Rp2 triliun,” ujar Rina, Kamis (30/4/2020).

Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Lebak itu melanjutkan, rincian pegawai honor yang tidak mendapat THR itu, terdiri dari guru sekitar 8.700 serta honorer  di Pemprov Banten sekitar enam ribu orang.

“Hal ini juga terjadi di pemerintah pusat yang sudah merumahkan staf-stafnya karena tidak ada aktivitas kerja lagi, sehingga kemudian yang mereka dapat hanya honor bulanan,” katanya.

BACA JUGA:

. Mengenal Mikran, Tradisi Masyarakat Muslim Serang Banten Saat Ramadan

. 628 Hasil Rapid Test di Banten Terindikasi Positif Covid-19

. Ada Pihak Ngaku Keberatan Pemindahan RKUD dari Bank Banten ke Bank BJB

Sementara itu, ketua pegawai honor Persatuan Pengamanan Dalam (Perada) Provinsi Banten, Asep Bima mengaku kecewa dengan kebijakan Gubernur Banten. Pasalnya, sebagai tenaga pengamanan, pihaknya terus bertugas di kantor meskipun yang lain bekerja dari rumah.

“Kami itu tidak mengenal libur, ketika pegawai yang lain libur. Wajar kami kecewa, karena Pamdal hanya mengandalkan pengahasilan dari upah pokok saja,” ujarnya.

Untuk itu, Asep meminta Gubernur dan Wakil Gubernur Banten mengkaji ulang kebijakan penghapusan THR bagi honorer. “Sehingga kami yang bertugas saat hari raya dapat tetap semangat tanpa memikirkan kondisi keluarga di rumah,” harapnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar