10 Hari Belakangan ini Kasus COVID-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Kembali Batasi Jam Operasi Usaha

oleh -
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah intruksikan kembali jam operasional tempat usaha dibatasi karena kasus COVID-19 meningkat.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Meningkatnya  kasus COVID-19 yang cukup tinggi dalam kurun waktu 10 hari ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali mengambil kebijakan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Salah satunya memperketat pembatasan jam operasional tempat usaha. Mulai dari pusat pertokoan, warung makan, cafe, restoran, pasar modern, swalayan hingga mal harus tutup lebih awal. 

“Tempat usaha tersebut akan kita batasi hingga pukul 19.00 WIB untuk makan ditempat. Namun, masih diperbolehkan melayani pesanan take away atau dibawa pulang hingga pukul 21.00 WIB,” kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Kamis (17/6/2021). 

Lebih jauh Wali Kota menyatakan, pembatasan aktivitas masyarakat juga diberlakukan pada hajatan, baik itu khitanan maupun pernikahan. Dan pada aktivitas tersebut tidak diperbolehkan makan di tempat atau prasmanan. 

BACA JUGA: Jumlah COVID-19 Naik, Wali Kota Tangerang Kumpulkan Camat, Lurah Untuk Tingkatkan Prokes

“Semua aktivitas makan pada acara hajatan, harus berbentuk take away atau hampers. Tak terkecuali tahlilan yang juga kami batasi, masyarakat bisa tetap melakukan tahlilan dalam bentuk kelompok-kelompok kecil atau lingkungan keluarga rumah saja. Semua aturan ini harus menjadi perhatian semua pihak,” tegasnya. 

Wali Kota juga menambahkan, bahwa pendisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan sangat perlu ditingkatkan. Hal itu, kata dia sudah diinstruksikan kepada jajaran di Kecamatan dan Kelurahan serta berkoordinasi dengan Forkopimda agar mampu mengkondisikan kegiatan masyarakat dan menaati protokol kesehatan dengan baik. 

“Mereka yang sengaja atau tidak sengaja melanggar, sudah kami tugaskan untuk jangan ragu ditindak, dengan menegur dan menertibkannya. Ini semata-mata untuk kebaikan kita bersama,” papar Wali Kota.

BACA JUGA: Rapat Paripurna, Wali Kota Tangerang Jabarkan Capaian Penanganan Covid-19 dan Infrastruktur

Dan sejak 15 Juni hingga 28 Juni mendatang, Pemkot Tangerang telah mengerahkan seluruh pegawai Kelurahan, Kecamatan hingga seluruh OPD untuk melakukan Operasi Aman Bersama (OAB) setiap hari.

Adapun  petugas yang disebar untuk melakukan OAB sudah di 104 kelurahan se Kota Tangerang  di berbagai pusat keramaian, setiap pagi, siang dan malam. Hal itu tidak lain untuk menegakkan aturan protokol kesehatan dan melayangkan sanksi bagi mereka yang melanggar. (Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.