1 Pasien Positif Covid-19 di Kota Serang Meninggal

  • Whatsapp
pasien positif Covid-19
Kepala Dinkes Kota Serang, M Ikbal.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Kasus virus corona atau covid-19 di Kota Serang, Banten, terkonfirmasi 1 pasien meninggalkan dunia. Untuk kasus Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 230 orang, Pasien Dalam Pantauan (PDP) sebanyak 9 orang. Sedangkan yang dinyatakan positif covid-19 ada 2 orang.

Hal tersebut tercatat dalam situs milik Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pada laman infocorona.serangkota.go.id dalam update terahhirnya Rabu, (15/4/2020) pukul 17: 00 WIB.

Bacaan Lainnya

Di Kecamatan Cipocok Jaya, jumlah kasus dalam laman tersebut, ODP sebanyak 52 orang, PDP 1 orang dan positif covid-19 jumlahnya 1 orang. Kemudian di Kecamatan Curug ODP ada 22 orang.

Untuk Kecamatan Kasemen jumlah ODP berjumlah 14 orang. Dan di Kecamatan Serang jumlah ODP ada 89 orang, positif 1 dan meninggal 1 orang. Selanjutnya di Kecamatan Taktakan ODP sebanyak 32 orang. Dan terahir di Kecamatan Walantaka ada kasus ODP sebanyak 21 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, M. Ikbal saat dikonfirmasi membenarkan adanya pasien yang meninggal. Menurut dia, 1 pasien awalnya berstatus PDP, kemudian, kata dia, terkonfirmasi positif covid-19.

“Jadi itu kasus PDP yang meninggal pada kamis lalu. Karena saat meninggal belum keluar hasil tesnya. Sekarang sudah keluar dan terkonfirmasi positif,” katanya, Kamis (16/4/2020).

BACA JUGA:

. Kesulitan Alat, Penumpang Terminal Pakupatan Kota Serang Tidak Dicek Suhu Tubuh

. Pemkot Serang Siapkan Sarana Informasi Publik Terkait Bahaya Covid-19

. Tolak Pansus Covid-19, DPRD Kota Serang Kuatkan Fungsi Pengawasan

M Ikbal yang juga merupakan Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang mengaku akan melakukan penelusuran terkait dengan siapa almarhum pernah kontak. “Darimana saja berobat, Puskesmas mana, RS mana. Kami akan lakukan tes swab kepada yang pernah berkontak,” imbuhnya.

Selain itu, sambung Ikbal, petugas medis yang pernah menangani mendiang, termasuk istri telah mengikuti rapid tes, namun belum mendapatkan hasil rapid tesnya. “Semua telah dilakukan rapid tes termasuk istrinya. Tapi kami belum mendapatkan hasilnya,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.