1.946 Kendaraan Yang Melintas di 5 Wilayah Ganjil-Genap Bogor Diputarbalik

oleh -
Seorang petugas dari Polresta Bogor sedang memantau plat nomor kendaraan pada pelaksanaan ganjil-genap.

BOGOR, REDAKSI24.COM- Sebanyak 1.946 pengemudi kendaraan yang melintas di 5 titik pelaksanaan ganjil-genap di Bogor, Sabtu (19/6/2021)diputar balik atau disuruh kembali arah,

Menurut Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Susatyo Condro, di Bogor, sebanyak 1.946 kendaraan yang diputarbalik arah adalah kendaraan berplat nomor genap, karena tidak sesuai dengan tanggal pada kalender hari ini yakni tanggal ganjil.

Kendaraan-kendaraan yang diputarbalik arah di lima lokasi pemeriksaan, yakni di pertigaan dekat Terminal Bis Baranangsiang, di Jalan Raya Pajajaran depan Restoran Bumi Aki, di Bunderan Air Mancur, di Jalan Kapten Muslihat dekat Irama Nusantara, serta di simpang Jalan Empang.

Adapun kendaraan yang disuruh balik arah, tambah dia, terdiri dari 898 kendaraan roda dua dan 1.048 kendaraan roda empat.

“Semua kendaraan bermotor yang diputarbalik arah, tidak ada yang diberikan sanksi administratif maupun sanksi teguran, hanya diingatkan agar menggunakan kendaran sesuai tanggal di kalender,” katanya.

BACA JUGA: Terobos Ganjil Genap di Kota Bogor Tiga Pengendara Harley Davidson Dijatuhi Sanksi

Sejumlah lokasi dalam pelaksanaan ganjil-genap tersebut dikawal sekitar 300 personel gabungan tentara dan polisi hingga Dinas Perhubungan Bogor.

Selain berjaga di lima lokasi pemeriksaan, kata dia, ada juga tim patroli keliling di enam wilayah Bogor untuk memantau situasi arus lalu-lintas di Bogor.

BACA JUGA: Akses Keluar dan Masuk Puncak Bogor Kembali Diperketat

Berdasarkan pengamatan di lapangan, arus lalu lintas di Jalan Raya Pajajaran dan Jalan Kapten Muslihat, Bogor, terpantau ramai lancar. “Mungkin karena sebelumnya sudah disosialisasikan sehingga tidak tidak ada penumpukan kendaraan,” kata dia.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bogor ini menegaskan, pelaksanaan ganjil-genap kendaraan bermotor untuk memeriksa kelengkapan dokumen kelengkapan, untuk mengurangi mobilitas warga, guna mencegah penularan Covid-19. (Riza/Ant/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.